Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 13 Part 3

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 13 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaaaa guysss…

Ahjumma yang kemarin wanita hamil miskin kini sudah menjadi wanita kaya di Kerajaan Corea. Berbanding terbaik dengan yang ada di Republik Korea yang mendadak menjadi wanita miskin.

****

Luna memandang rumah Jeong dengan diam. Ayah Jeong datang dan tentu saja meminta Luna untuk masuk dan makan.

Ayah Jeong langsung memberikan Luna makan.

“Kenapa melihat ayah seperti itu? Kamu tidak puas dengan lauknya? Jangan begitu. Lauk hari ini sudah sangat sempurna.”

“Appajie, apa aku anak yang baik?”

“Tentu. Kamu baik sebulan sekali.  Tanggal 29. Tanggal gajianmu.” Wkwkkw. “Gajianmu sebentar lagi.” Ayah ikut senang dan joget-joget.

***

Luna masuk kamar Jeong. Melihat lemari dan tidur di kasur milik Jeong.

***

Ahjumma Ibu dari Lee Kecil ada di depan kompleks perumahan orang kaya. Awalnya ia hanya ada di dalam mobil.

Tak sengaja melihat Ibu dari Kang Shin Jae. Ahjumma langsung mengenalinya dan turun dari mobil.

Dulu kala, Ibu dari Lee Ji Hun adalah pembantu rumah tangga dari keluarga Kang Shin Jae. Ahjumma menyapa dengan sopan dan mengajak Ibunya Kang Shin Jae untuk makan bersama.

Awalnya Ibu Kang Shin Jae nggak kenal. Tapi begitu ahjumma memperkenalkan diri, ia langsung kenal.

“Sebenarnya, aku pembantu rumah tangga di daerah ini.” Ucap Ibu Kang Shin Jae.

“Samunim, ayo makan denganku. Kita sudah bertemu. Akan sangat sayang jika langsung berpisah.” Ibu Lee Ji Hun pun membawa Ibunya Kang ke dalam mobilnya.

Dari kejauhan. Captain Jo melihatnya.

***

Keduanya makan steik di tempat mewah. Ibunya Kang bener-bener jujur saat ditanya.

“Biaya rumah sakit Kang Shin Jae pasti mahal.” Awalnya ahjumma mengira mantan bosnya bangkrut karena ini.

“Tidak… Shin Jae sudah sadar. Dia sangat sehat. Kurasa kamu tidak dengar berita lagi sejak itu.”

“Dia sudah sadar?”

“Seperti keajaibabm dia sudah sadar satu tahun setelah kecelakaan itu, kami pindah karena usaha suamiku bangkrut. Lihat, Shin Jae sekarang sudah menjadi polisi.” Langsung ngasih tahu fotonya dan ahjumma malah ingat sosok yang ia temui saat di makam Lee Ji Hun. “Tidak akan ada yang percaya bahwa dulu ia sakit keras. apa kabar Ji Hun? Mereka berdua seumuran.”

“Samunim. Kamu dulu memperlakukanku dengan sangat baik. Aku sangat berterima kasih.” Ibunya Lee langsung memberikan semua uang cash yang ada di dompetnya untuk Ibunya Kang Shin Jae kemudian pergi.

****

Saat di lift. Ada supir ahjumma, ahjumma dan tentu saja Captain Jo yang masih membuntuti.

***

Dengan berlari, Jang Mi versi kerajaan korea dan Jeong menuju Peya.

“Aku khawatir. Karena kamu pergi minta ditemani pengawal.” Ucap Peya. “Kenapa ponselmu?”

Jeong menjawab dengan tersengal. “Aku tidak bisa menjawab telepon. Karena selalu ada telepon masuk dari dia.” Jeong menunjukk ke salah satu pengawal. “Aku pergi dengan pengawal karena tahu kamu akan khawatir. Ayo pergi ke tempat yang tenang. Aku ada sesuatu. Kurasa aku menemukan gerbangnya Lee Lim.”

****

Jeong melaporkan tempat temuannya.

Tapi Peya malah berkata bahwa saat gerbang dibuka, waktu berhenti. Saat ini, waktu sudah berhenti lebih dari satu jam. Kalau kerajaan menaruh pengawal di gerbang, kemungkinan akan membahayakan pengawal, karena waktu bagi yang lainnya membeku. Tidak bagi Lee Lim.

Jeong malah memeluk Peya karena selama waktu berhenti. Peya sendirian.

“Sepertinya waktu berhenti karena seruling terbelah menjadi dua.” Ucap Peya. “Kekuatannya yang dipakai hanya setengah, jadi, dimensi mulai runtuh. Maka, bisa jadi, semuanya akan membaik jika seruling dijadikan satu.”

“Bagaimana bisa menjadi satu? mengambil yang Lee Lim punya, atau yang kamu punya diambil. Salah satu dari itu.”

“Atau hentikan Lee Lim sebelum dia mengambil setengah seruling itu.”

“Tapi dia sudah terlanjur memilikinya.” Ucap Jeong.

“Hal ini bisa dilakukan jika dalam gerbang itu ada sumbu waktu, bukan hanya sumbu ruang?” wkwkwkkw gimana? kalian Cuma tahu sumbu kompor bukan? Wkwkwk. “itu menjelaskan alasan aku mendapat tanda pengenalmu 25 tahun lalu.”

Lanjut ke bagian 4 klik di sini yaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!