Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 14 Part 1

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 14 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaaaa guysss… sabar yaaa guys. Miminnya lagi sibuk sama pekerjaan lain. Jadi, harus bagi waktu. tapi bakalan dibuat sampai selesai kok ya.

Saat Kang masuk ruangan. Ia mendapatkan telepon dari Jeong yang berkata sudah menemukan jasad Koo Eun A.

“Baiklah aku akan ke sana.” Ucap Kang.

Tapi, usai Kang menjawab telepon. Ia membuka tirai dan melihat dengan kaget. Sesosok yang ada di ranjang perawatan.

Dia adalah Kang Shin Jae yang asli. Dia anak ahjumma yang dulu saat masih kecil sakit.

*****

Lukisan milik Peya sudah jadi. Nenek Noh yang menerimanya.

Nenek pergi ke tempat Raja dibunuh. “Peya, apakah kamu menuju malam berbahaya itu?”

****

Luna menggerayangi Peya. Tapi Peya memegang tangan Luna. “Jika kamu mencari pecut kudaku, kamu buang-buang waktu.”

“Kamu harus memberiku salah satu, peya. Antara pecut itu atau nyawamu. Lee Lim yang menginginkan nyawamu. Aku hanya menginginkan pecut itu. Semua yang ada di sini memang bukan milikku dari awal. Jadi, aku hanya mau pecut itu.”

Jo Yeong masuk. Luna langsung bersembunyi.

“Tangkap dia. Tangkap wanita itu.”

Luna langsung lari.

“Peya yang utama.” Ucap Jo.

“Pecut itu. Jaket abu-abu kedelapan di lemari. Kantong dalam.”

Jo Yeong langsung menghubungi Jeong. Jeong hanya bisa menghubungi dokter forensik yang biasanya ia temui karena ia sedang berada di luar kota.

Jo Yeong pun langsung membawa Peya.

***

Kang bertemu dengan ahjumma yang dulu pernah menjadi saksi. Kang langsung mengenal ahjumma itu.

“Bagaimana kamu ada di sini?” tanya Kang.

“Tadinya aku tidak tahu. Tapi suamiku punya teman yang baik. Dia membayarkan utang kami. Dan memberiku pekerjaan di sini.”

“Anggota keluarga lain tidak pernah ke sini?” *nanya tentang Kang yang sakit.

“Tidak pernah.”

***

Jeong menemui Jo. Peya selamat dari diracuni. Jeong masih bungkam pada dokter tentang identitas Peya. Jeong hanya berterima kasih pada dokter.

Saat Jeong masuk. Jo mencegah. “Kamu tidak bisa masuk. Orang yang meracuni Peya adalah orang yang berwajah sama dengan Jeong Tae Eul. Dan bisa saja kamu adalah dia.”

Jeong langsung sedih.

****

Jeong langsung menelepon Eun Sup.

“Eun Sup. Bawa Eun Bi dan Kka Bi ke rumahku. Kamu, ayahku, Eun Bi dan Kka Bi. Harus selalu bersama. Jika aku pulang. Langsung telepon aku. Kamu paham maksudku, bukan?”

“Tidak. Kamu pulang, tapi kenapa aku harus menelepon Noona. Ha…. apa yang kupikirkan benar?”

“Benar. Aku mengandalkanmu.”

****

Lee Lim ada di hutan bambu.

“Bagaimana kamu ada di tempat itu? Bagaimana kamu bisa menemukanku, dan menghalangi jalanku?” ia berkata dalam hati.

Suara daun terdengar. Hanya itu.

****

Peya sudah sadar dan ada Jo di sampingnya.

“Jeong Tae Eul tahu tentang ini?”

“Tadi dia datang ke sini.”

“Yeong. Kamu mungkin terlalu kejam.”

“Peya. Kita harus kembali ke istana. Tidak ada cara untuk melindungimu di dunia ini.”

“Beri tahu aku yang ingin kamu bicarakan sebelum kejadian ini. ada apa?”

“Apa aku masih bisa berpikir jernih dengan keadaan seperti ini? aku sudah lupa.”

“Aku tahu kamu tidak lupa.” Peya pun duduk. “Jika kamu perlu waktu. kita bisa bicara nanti saja.”

“Kamu perlu istirahat Peya.”

“Sampaikan maafku karena pergi tanpa pamait ke Jeong Tae Eul. Kamu tetap lindungi Jeong Tae Eul sampai aku kembali ke sini.”

“Peya.”

“Yeong. Yang dulu menyelamatkanku adalah aku. Dan ini harinya. Aku mulai mendengar suara seruling yang kudengar di malam pengkhianatan.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!