Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 14 Part 2

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 14 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaaaa guysss… sabar yaaa guys. Miminnya lagi sibuk sama pekerjaan lain. Jadi, harus bagi waktu. tapi bakalan dibuat sampai selesai kok ya.

Baik Peya dan Lee Lim masing-masing ada di sisi hutan bambu yang berbeda.

Perlahan. Peya masuk. Begitu pula dengan Lee Lim.

Keduanya sama-sama berjalan dan bertemu  di ruang bukan Nol dan Satu. keduanya saling menyadari kehadiran satu sama lain.

Tapi mereka tidak bersama dalam satu ruang ya.

“Kamu tahu? Jika seruling menjadu satu di dalam gelombang dimensi, akan muncul sumbu ruang dan waktu secara bersamaan di dalamnya. Jika begitu, Seruling yang utuh itu akan membawa kita ke masa yang kita ingin selamatkan.”

Ada foto Jeong yang jatuh. Kalimat di atas adalah suara bocah Yoyo. Foto Jeong mendadak menjadi abu. Dan  benih Jeong mulai tumbuh.

****

“Jadi, ke mana mereka berdua pergi?” tanya Ibunya Lee Kecil pada Bocah Yoyo.

“Raja dan Pengkhianat pergi ke masa yang sama. Ke malam pengkhianatan.”

“Kenapa?” tanya Ahjumma.

“Raja ingin menyelamatkan dua dunia dari pengkhianat. Dan pengkhianat ingin menyelamatkan kegagalan dirinya yang bodoh malam itu.”

****

Lee Lim memandangi baju raja dan memakai cincin.

Lee Lim ketemu Lee Lim.

“Apa ini? siapa kamu?” tanya Lee Lim jas hitam.

“Setiap malam kamu bermimpi untuk melakukan kudeta di sini.” Ucap Lee Lim jas abu-abu. “Aku datang untuk menyelamatkanmu yang tertekan di bawah ayah bodohmu. Juga adik bodohmu yang menjadi raja hanya karena dia anak sah. Lebih tepatnya, untuk menyelamatkan diriku yang bodoh.”

“Siapa kamu sebenarnya? Kenapa wajahmu sama denganku?”

“Kamu masih belum paham? aku adalah kamu. Kamu yang datang dari tahun 2020.”

“Ahhh… kamu datang dari tahun 2020? Maka seharunya, aku sudah 70 tahun pada tahun 2020.”

“Kamu tahu jawabannya. Semakin jelas jika kamu pikirkan. Dan itu juga alasan kudeta ini.”

Lee Lim hitam melihat payung yang dibawa lee Lim abu. “Ternyata itu. Ternyata rahasia seruling itu memang benar. Ternyata sungguh ada dunia lain.”

“Sekarang kamu percaya? Aku akan berikan jalan pintas. Kamu harus ke kamar Putra Mahkota bukan ke Cheonjongo. Kamu harus membunuh dia lebih dahulu. Jika masa lalunya mati, masa depannya akan hilang. Putra Mahkota adalah orang yang akan menghentikan konspirasi ini.”

“Anak delapan tahun yang sekarang sedang tidur sambil mendengarkan ninabobo itu?”

Lee Lim 2020 mencengkeram Lee Lim jadul. “Aku juga dulu berpikir begitu. Jadi, cuma dapat setengah seruling. Maka itu, lakukan sesuai perintahku. Bunuh putra mahkota dan bawa seruling yang utuh. Karena apa yang aku punya, itu juga milikmu.”

“Jadi, maksudmu? Kamu gagal? Ternyata kamu tetap bodoh walaupun sudah menua. Aahh… aku maskdunya. Jika memang aku. Pedangmu pasti di sini.” Lee Lim jadul mengambul payung. Ternyata di dalamnya ada pedang panjang.

Lee Lim jadul malah menebas Lee Lim 2020.

“Aku yang akan lakukan kudeta. Bukan kamu. Dan aku juga yang akan punya seruling utuh itu. Bukan kamu.”

Dan seruling setengah itu jatuh. Lee Lim jadul langsung mengambilnya. Tapi mendadak hilang seperti abu.

Ia marah dan memukul Lee Lim 2020 lagi.

Orang jahat sih. sama diri sendiri juga jahat ya.

Lanjut ke bagian 3. klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!