Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 15 Part 1

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 15 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaa…

Jeong yang kesakitan sempat mendapatkan telepon dari Ayahnya yang mentakan Jeong sudah menelepon dirinya dan polisi datang. Kemudian Jeong pun pingsan.

***

“Kenapa kamu membuntuti Ibuku?” tanya Kang ditelepon pada Jo.

“Apa kamu akan membantu aku?” tanya Jo.

Ponsel 2G yang ada pada Kang berbunyi.

***

“Lama tidak jumpa. Namamu Hyeon Min, bukan?” tanya Lee Lim pada Kang.

Kang kemudian ingat bahwa Lee Lim membawanya. “Kenapa wajahmu masih sama?”

“Ya. karena itu tadinya aku pikir masih punya banyak waktu. setelah aku pikir lagi, waktu itu adalah keretakan pertamaku. Setelah itu, keponakan kecilku tumbuh besar, dan mulai mencekik leherku.”

“Cukup dengan cerita keluargamu, kenapa kamu meneleponku?” kemudian Kang dipukul oleh kayu.

“Kamu harus membayar kebaikanku yang telah mengubah hidupmu. Ibu yang dibohongi seumur hidup dan ibu yang berbohong seumur hidup.” Lee Lim melemparkan foto. “Hidup dan mati kedua ibumu ada di tanganmu.”

“Beri tahu aku. Apa intinya?”

“Kamu adalah orang terjauh tapi juga orang terdekat keponakanku. Ini adalah kesepakatan yang mudah. Bawa pecut Lee Gon dengan cara apapun. Lebih baik jika kamu bisa membunuh dia juga.”

“Tidak ada kesepakatan yang lain? Aku bukan putra yang baik. Aku tidak sebakti itu.”

“Kamu harus berbakti. Rasa itu akan segera muncul, dan kamu akan luluh.” Kemudian Lee Lim pergi.

***

Dulu kala. Hyeon Min akan dibuang di sungai oleh Ibunya. Saat itu keluarga Kang penuh dengan utang.

Tiba-tiba Lee Lim datang. Saat itu Lee Lim memberikan selembar kertas dan menawari Ibunya Kang kehidupan lain.

“Pangeran Geum. Kamu seharusnya sudah mati.”

“Kamu hanya perlu mengangguk. Untuk keberuntungan yang datang di depan matamu.”

Kemudian ahjumma mengangguk.

*itulah ingatan Kang.

****

“Kenapa? Ada garis yang aneh?” tanya Lee Lim yang diramal Nari.

“Lukamu ini bercampur dengan garis takdirmu, dan akhirnya menjadi garis takdirmu.” Ucap Nari. Ia bicara dengan Lee Lim.

“Takdir apa itu?” tanya Lee Lim.

“Aku akan memberi tahu tapi jangan berkata banyak. Takdirmu adalah melakukan pengkhianatan di masa lalu.”

“Apa aku berhasil?”

“Itu masalahnya. Takdirmu adalah dipenggal jika hidup di masa lalu.” Lee Lim ingat dirinya yang ditebas di masa lalu.

“Takdir itu sudah berlalu. Aku sendiri yang memenuhi takdir itu. Tentunya, aku sangat bodoh saat itu. Seharusnya aku percaya pada diriku, dan membunuh putra mahkota lebih dahulu.”

“Putra Mahkota?”

Tbtb ada Eun Sup datang.

“Kenapa kamu berpegangan dengan orang itu? Norak sekali.”

“Aku ikut klub membaca garis tangan. Kamu mau aku bacakan?”

“Ya…” Eun Sup langsung mendekat pada Nari. Langsung memberikan tangannya sambil melirik pada Lee Lim.

“Sepertinya pernah lihat.” Ucap Eun Sup. “Dimana aku pernah melihat dia?”

Eun Sup ingat dan langsung menarik Nari.

“Benar. Di Heundae.” Ucap Lee Lim. “Bisa sampaikan ini kepada keponakanku? Aku tidak tahu dia bersembunyi di mana, tapi kuharap dia bisa datang pada hari peringatan kematian ibunya. Aku akan datang di hari itu. Jika dia tidak di sana, aku akan mendatangi teman peramalmu lagi.”

Lee Lim pun pergi.

****

“Kamu kenal dia?” tanya Nari.

“Jangan ke mana-mana. Aku harus menelepon Tae Eul dulu.”

“Unnieada di sana.” Nari menunjuk pada Luna yang muncul.

Lanjut ke bagian 2 yaaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!