Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 15 Part 3

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 15 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di link yang ini terima kasih sudah membaca yaaa… terima kasih sudah mengikuti.

Kang Shin Jae dan Yeong menemui Peya.

Shin Jae langsung ingat kalau dulu pernah ditelepon Peya. “Benar bukan? Kamu meneleponku empat tahun lalu di depan restoran ayam.”

“Itu sungguh Peya yang dulu ada di tempat mendayung?” tanya Jo.

“Sepertinya sekarang aku pergi ke tahun yang benar. Kalian menjadi tua.”

“Sekarang kamu bahkan pergi ke masa lalu?” tanya Shin Jae.

“Syukurlah kamu baik saja. Song sudah ketemu. Letnan Kang banyak membantuku.”

“Utangku makin banyak padamu.” Ucap Peya pada Kang.

“Maka bayarlah. Biaya makan, tumpangan mobil. Bayar semuanya.”

“Apa yang kamu mau?”

“Nyawamu.”

“Kamu pasti bertemu dengan Lee Lim.” Ucap Peya. “Dia mengancammu dengan kedua ibumu, dan suruh kamu membunuhku.”

“Bisakah kamu mati? Jika bisa, di duniamu.”

“akan sulit membunuh Raja. Orang tanpa identitas akan lebih mudah dibunuh.”

“Aku suruh begitu agar banyak pelayat yang datang. Hubungi aku waktu kamu pergi.” Kang pergi.

*****

Peya dan Jo melihat dari jauh rumah Song.

Jo melaporkan. “Eun Sup bilang kepadaku bahwa dia melihat Lee Lim. Dia berbicara tentang kematian mendiang Ratu. Song Jeong Hye ke gereja 20 menit lagi. Selalu dengan penjaganya.”

“Sepertinya kamu salah waktu.”

Ibu Song pun lewat dengan supirnya. Melewati Jo dan Peya. Kemudian ia berhenti dan melihat mereka berdua. Song akan mendekat. Pengawalnya menarik. Tapi Song berkata dia akan berteriak jika dicegah.

Song bicara pada Peya. “Ternyata kamu. Keponakan Lee Lim. Orang yang berwajah sama dengan Ji Hun. Ternyata jika Ji Hun hidup, dia akan tumbuh sepertimu. Tapi Ji Hun mati karena kamu. Dan sepertinya kamu akan mati karena aku. Itulah alasan Lee Lim menyelamatkanku.”

Pengawal Song mengeluarkan pisau dan langsung dicegah oleh Jo. Jo langsung menelepon dan minta bantuan.

“Kamu baik-baik saja?” tanya Peya pada Song. “Sebentar lagi peringatan kematian Ibuku. Sepertinya hari itu Lee Lim akan membawa kamu ke sana. Jika kamu ke dunia lain. Kamu tidak akan pernah bisa kembali. Aku akan membantumu.”

“Kamu mau membantuku? Datang dua hari sebelum peringatan. Aku juga tahu tanggalnya.”

“Tentang anakmu….”

“Tidak perlu bicara. Kematiannya karenamu tidak akan pernah berubah.” Sang Ibu menangis. “Kamu jangan mati karena aku. Aku bukan Ibumu.”

*****

Peya bahkan mengeringkan rambutnya Jeong.

Menjadi walinya di rumah sakit. Mengajaknya  santai di taman. Bahkan berdoa ke ke gereja. Peya sudah meminta pada Jo bahwa dia akan kembali jika Jeong sudah bisa mencuci wajahnya sendiri.

*dan seperti biasanya ada iklan makanan. Tambah ngeselin.

Hingga saatnya Peya minta izin ke Jo untuk pamitan.

****

Jo juga sangat berterima kasih pada Eun Sup. Eun Sup yang sedih. Pesan Jo adalah Eun Sup harus punya SIM (Mandiri bisa nyetir).

Doa Eun Sup adalah bisa ketemu lagi dengan Jo. Mereka pelukan. Menangis. Eun Sup yang tangisnya paling keras.

****

“Jangan katakan padaku jika kamu akan pergi.” Ucap Jeong di bangku taman. “Aku tidak akan biarkan kamu pergi. Jangan selamatkan dunia ini. kita bisa bolak balik ke dua dunia. Dan hidup hanya untuk hari ini. aku tahu apa yang mau kamu lakukan. Pergi ke mana lalu. Pergi dan menangkap Lee Lim? Jika begitu aku tidak bisa mengingatmu. Jika kamu pergi kedua yang berbeda, aku hidup tanpa keberadaanmu.”

“Kedua dunia sudah banyak tercampur. Ada banyak alasan memperbaiki masa lalu. Itu hanya satu cara. Maka itu, tolong biarkan aku pergi. Suruh aku meninggalkanmu. Aku mohon.” Jeong sudah menangis mendengar ini. “Seumur hidupku, ini permintaan pertamaku memohon. Jika kamu menahanku. Aku tidak akan pergi.”

“Berjanjilah kamu akan kembali. Kamu akan kembali apapun itu. Tangkap Lee Lim. Walau semua gerbang tertutup. Kamu akan membuka gerbang semesta.”

“Baiklah. Aku akan membuka gerbang semesta. Dan aku pasti akan kembali padamu.”

Lanjut ke bagian 4 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!