Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 15 Part 7

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 15 Part 7 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di link yang ini terima kasih sudah membaca yaaa… terima kasih sudah mengikuti.

Luna pergi ke kantor polisi. Rekannya yang perempuan menyapa. “Kamu baik-baik saja?”

“Mereka sudah mengobatiku.”

“Kau ini!!!”

****

Jeong masih ada ditempat yang tadinya menyekap Luna. Kang pun datang, “Apa yang terjadi? Pintunya tidak apa-apa. bagaimana dia kabur?”

“Aku melepasnya. Barusan.”

“Kenapa?”

“Seruling itu ada padamu bukan? Berikan kepadaku.”

“Tidak ada. apa itu?”

“Aku akan membawa Lee Lim. Kenapa membawa Lee Lim? Padahal kamu tahu dia tidak bisa dihukum dengan hukuman di Daehan Mingguk. Itu pasti karena kamu sudah berjanji untuk menahan dia selama 48 jam. Lalu sesudah 48 jam, kamu membawa Lee Lim, dan bertemu di hutan bambu. Berikan seruling itu. Aku harus pergi.”

“Tidak. Kamu mau ke mana? Jika kamu pergi, kamu bisa saja tidak kembali.”

“Sepertinya aku tidak akan bisa bertahan sendiri. jangan suruh aku begitu. Aku mohon. Berikan seruling itu.”

“Kamu tidak mengerti perkataanku?” tanya Kang sudah berkaca-kaca. “Aku tidak akan membiarkanmu pergi.  Tadinya aku mau diam saja sampai mati. Tapi kurasa aku harus mengatakan kebenarannya. Aku menyukaimu Jeong Tae Eul. Seumur hidupku, aku hanya menyukaimu. Sampai satu detik berlalu, aku juga masih menyukaimu. Mana bisa kubiarkan kamu pergi? Aku tidak bisa melihatmu mati. Jangan bicara aneh, pulanglah.”

Jeong mencegah Kang pergi. Ia menangis. “Jebbal. Berikan itu padaku. Aku tidak akan meminta maaf karena tidak tahu perasaanmu. Jika kubilang kasihan padamu, aku munafik. Tapi, sama seperti kamu yang menyukaiku. Aku juga menyukai seseorang. aku akan membayar semua rasa sakitmu setelah aku kembali. Jadi, berikan kepadaku. Tolong selamatkan aku. Jika aku tidak pergi, sepertinya aku akan mati, Hyungnim.”

*Anjaaayyy ini penolakan yang terlalu menyayat buat Kang.

****

Peya melihat serulingnya yang ada di meja.

“Tuhan, pasti sudah tahu. Aku tidak akan menyelamatkan diriku, tapi memilih untuk membunuh Lee Lim.” Ucap Peya dalam hati

Kemudian Peya memakai baju hitamnya.

“Peya akan pergi ke tempat yang indah?” kata pegawai yang memakaikan bajunya. “Kamu memakai pakaian yang sangat bagus.”

*****

Nenek Noh terus berdoa.

Kemudian ada Peya datang.

“Maka itu, dia sudah memberi tanda di bahuku sebelumnya.” Ucap Peya masih dalam hati. “Dia menyuruhku untuk mengikuti takdirku. Sebuah keegoisan.”

“Peya.” Ucap Nenek.

“Jangan khawatir lagi. Aku akan bicara lebih dahulu.”

“Apa?”

“kamu pasti sangat kesepian. Kamu menyimpan rahasiaku, dan menyimpannya sendirian. Buku puisi itu adalah hadiahku untukmu. Lalu yang kamu nyanyikan sebagai nina bobo, ada di dalamnya.”

“Aku sudah curiga dan khawatir. Tapi kenapa kamu tidak berkata apapun?”

“Aku takut kamu kembali ke duniamu.” Nenek Noh ceritanya dari Daehan Mingguk. Ini sudah ketahuan saat nanya perang sama Jeong. “Aku membaca puisi indah. Dan aku minta tolong. Tolong lepaskan aku sekali lagi.”

“Jika aku melepaskanmu, apa kamu akan kembali?”

“kamu harus selalu sehat. Itu perintahku.” Kemudian Peya pergi.

***

Jeong akhirnya memakai kalung pemberian Peya. Ia membawa mobilnya dan pergi.

***

“Kali ini kamu mau ke mana?” tanya Jo pada Peya.

“Yeong Ah…”

“Jangan bermimpi. Kamu tidak akan bisa pergi sendiri. aku akan ikut denganmu. Ke mana pun, ke medan perang apa pun. Terlebih jika tidak ada jalan untuk kembali.”

***

Gerbang terbuka lagi. Warnanya hijau. Peya di depan gerbang bersama dengan Captain Jo dan masuk gerbang berdua.

Bersambung di episode terakhir. Terima kasih.

klik di sini untuk kelanjutannya.

One thought on “Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 15 Part 7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!