Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 3 Part 3

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 3 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. kali ini mimin hanya merekap saja yaa. tapi percayalah. Kalian nggak akan ketinggalan bagian pentingnya. Selamat membaca. Oh yaaa. untuk The World of the Married sudah selesai di episode 9 lengkap. Tinggal sekrol sekrol aja ya.

Jeong mengendarai mobilnya dan mogok. Ia menelon ke rumahnya dan yang mengangkat malah Lee Gon. Dengan sombongnya, Lee Gon menutup telepon dari Jeong sebagai pembalasan.

Tadinya, mau membantu dengan memberikan semacam tutorial. Tapi cuma digodain doang. Akhirnya, Gon datang ke Jeong.

“Tunggu di sini jaga mobilku sampai montirnya datang. Aaahh…” Jeong mengikat rambutnya dan kali ini waktu terasa berhenti. Hanya Gon yang menyadari bahwa waktu telah berhenti.

***

Lee Lim pergi ke toko buku. Membuka salah satu lembaran buku.

Ada tulisan dalam memo.

“RAJA TELAH MENINGGALKAN ISTANA.”

Pegawai tokonya datang. “Yang Mulia, sudah lama tidak ke sini.”

“Karena dunia sangat tenang, hingga memuakkan,  aku sampai tidak tahu waktu. sepertinya sangat banyak tamu yang datang.”

“Ya. pada tanggal yang ditentukan semua datang sesuai dengan rencana.”

****

Lee Gon kembali ke hutan bambu.

Ia membawa pecut kecilnya. Kini ia tahu cara membuka gerbang dan mengemboknya adalah dengan seruling yang dia miliki.

Ia sadar bahwa separuhnya lagi milik Lee Lim. Maka bisa saja Lee Lim masih hidup dan mondar mandir hidup diantara dua dunia.

sedangkan Lee Lim mulai menghimpun orang-orangnya.

***

Kang dan Jeong sedang mengurusi kasus. Ada sekelompok preman yang punya urusan dengan Kang. Karena nggak ada kesepakatan. Mereka malah berantem.

Tbtb ada Lee Gon datang juga.

Kali ini Lee Gon ikut berantem dengan mereka. Ini adegannya buat apa sih? Biar tahu Lee Min Ho bisa berantem?

Kalahlah para preman.

Klasik ceritanya.

****

“Kamu ke sini punya Sim?” tanya Jeong.

“Raja tidak perlu Sim. Karena aku menerbitkan…”

“Dasar gila.”

“Aku senang bertemu denganmu di sini.”

Kemudian Kang datang membawa ice cream dan obat. Lee Gon dikucilkan. Bahkan dia nggak dikasih ice cream.

***

Mereka pun makan sup.

Kali ini Lee Gon menawarkan untuk membayar karena egonya. Tapi tetap saja Kang yang membayar.

***

“Kamu akan datang terlambat lagi?” tanya Lee Gon.

“Kenapa bertanya?”

“Aku akan memberi salam.”

“Mau kemana?”

“Pulang keduniaku.”

****

Kang mengantarkan Lee Gon ke rumah Jeong.

“Aku akan membayarmu berkali lipat nanti.” Ucap Lee Gon.

“Itu kuda kamu bukan? Dari mana pelana ini? berikan nomornya.”

“Pertanyaan baru. Kenapa? Keren?”

“Beri tahu aku.”

“Aku tidak tahu. Walau kamu tahu. Kamu tidak akan bisa kesana.”

“Jangan aneh. Logo apa ini? jawab saja.”

“Di mana pun melihatnya, kamu pasti keliru. Logo itu tidak ada di sini, hanya di kerjaan Korea. Aku rajanya.”

Kemudian Kang kesal dan langsung pergi.

*****

Jeong pergi belanja dengan Myung Nari. Nari mengatakan dia meminjamkan sekitar 2jutaan won pada Lee Gon. Ia termasuk yang percaya saja pada Lee Gon yang kaya. Nari bahkan mengatakan Lee Gon sedang pulang ke negaranya.

***

Gon berada di toko buku. Mengambil sebuah buku. Ada puisi.

Nama yang hancur berkeping. Nama yang berpisah di udara. Nama yang tidak ada pemiliknya. Nama yang membuatku mati saat memanggilnya. Aku tidak bisa menyelesaikan kata-kata yang ingin kuucapkan.

Suaranya nenek No.

****

“Orang yang dulu aku cinta.” Ucap Lee Gon melihat ke belakang.

Ia bersiap pulang menembus gerbang.

Dan sudah tidak ada Maximus di depan rumah Jeong.

Bersambung…. klik di sini episode kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!