Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 5 Part 2

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 5 Part 2 – Episode sebelumnya di sini selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. sabaarr yaaa guys, mimin harus gantian sama sinopsis lain.

“Tidak mungkin. Ini benar-benar asli.” Ucap Jeong saat memegang senjatanya. “Pistol P30 ini beneran?? Aku akan memastikan yang lainnya, tidak ada maksud lain.”

Jeong langsung menodongkan pada Lee Gon. Joung langsung menghalangi. Yang lain langsung menodong Jeong.

“Perkataanku benar bukan? Dia bisa memakainya.” Ucap Gon.

“Aku membiarkan ini hanya kamu tamunya Peya.” Ucap Young.

“Negara ini… Rajanya… semuanya benar?”

“Semuanya benar. Pistol itu, dunia ini, dan diriku. Tidak perlu menarik pelatuk dan memastikannya. Orang-orang disampingmu tidak akan melepaskanmu.”

“lepaskan kalau kamu tidak mau mati.” Ucap Young.

Jeong melepaskannya.

“Peyaaa apakah dia.” Ucap Young yang memandang Jeong.

“Ya. letnan Jeong Tae Eul.”

“Kamu juga tahu aku?” tanya Jeong.

***

Dengan kapal. Jeong dan Gon pergi ke istana.

“Selamat datang di istanaku.” Ucap Gon.

****

“Ini adalah kediaman pribadiku. Anggap saja rumahmu dan…” tiba-tiba ada Nenek No di depan Gon padahal lagi pamer rumahnya. Wkwk.

“Apa Baginda harus melakukan ini? apa baginda ingin aku cemas sampai mati?”

“Dia baru saja percaya aku adalah Raja selama 10 menit 10 detik. Aahhh.. dia adalah orang yang tahu dari mana asal kancing-kancingku.” Gon memperkenalkan Nenek No.

“Salam kenal aku…”

Nenek langsung menyela. “Tolong masukkan semua barang yang kamu miliki. Di sini.”

“Biasanya semua yang masuk istana akan diperiksa. Proses yang harus dilalui PM dan semua wanita istana.” Ucap Gon.

“Baiklah akan aku ikuti.”

Jeong melepaskan syal dan semuanya.

“Nanti akan dikembalikan bukan? Kalau kehilangan tanda pengenal lagi, aku akan kena penalti.”

“Kamu mengenalnya bukan?” Ucap Gon pada Nenek.

“Ya. benar.”

“Apa selanjutnya pemeriksaan badan?”

“Tidak perlu. Aku harus percaya. Kamu adalah tamu rajaku.”

“Sekarang?”

Kemudian Nenek mengomel ulah Gon hari ini. Gon mengikuti nenek dan akan berkata pada Jeong.

“Jangan khawatir dan tunggu di sini. Aku akan melihat keadaan lalu kabur.” Ucap Gon. Wkwkwk.

“Astaagaaa…”

“Kamu akan dihukum.” Ucap Jeong. Yang lain kaget Jeong bicara informal. “Kamu akan dihukum, Baginda.” Kwkwkwkwk. “Kurasa itu tak pantas seharusnya aku kayakan.”

“Sekarang dia percaya aku Raja.” Gon malah tertawa dan senang.

“Aigooooo kepalaku…” Ucap Nenek.

*****

Sekretaris Raja membacakan semua jadwal yang akan dilakukan Gon. Sangat sibukkk… dari pidato sampai apalah gitu. Gon bilang akan memenuhi semuanya tapi dia ingin makan sendirian.

****

Nona Myung diminta Nenek No masuk ke ruang belajar Raja. Diminta oleh Nenek. Di dalamnya masih ada Jeong Tae Eul.

Jeong masih melihat-lihat ruangan Raja.

“Dunia ini benar-benar  paralel.” Ucap Jeong saat melihat Myung.

“apa?”

“Myeong Nari. Nariaahh.”

“Siapa? Myung Nari? Aku Myung Seong Ah. Bekerja untuk urusan publik kerjaaan.”

“Aku tahu ini tidak masuk akal. Aku hanya memastikan. Bukankah kamu adalah pemilik gedung? Kamu menyewakannya untuk tempat taekwondo.”

“Aku memang pemilik gedung, tapi semuanya ada di kanada. Mau minum teh? Ini bagus agar mudah tidur.”

“Kamu mau membuatku tidur?”

“Bagus kalau kamu tidur. aku datang untuk mengawasimu, dan kamu tidak boleh keluar sebelum ada perintah dari Kepala Wanita Istana Noh. Kalau kamu tidur, kita akan lebih nyaman.”

“Itu yang sama saja. bicara blak-blakan. Aku bisa meminjam laptop itu?”

“Tidak boleh sampai seizin Yang Mulia.”

“Apa tahun ini 2019?”

“Ya. benar.”

“Pemilik gedung ini lahir tahun 1987?”

“Ya.”

“Busan adalah ibu kota kebudayaan, dan Gedung 63 ada 63 buah?”

“Itu hanya ada satu, di Yeoido, Seoul.”

“Ahhh si berengsek itu.” Wkwkwk

Lanjut ke bagian 3 yaaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!