Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 7 Part 1

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 7 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih telah membaca ya. saya hanya kasih rekap saja ya.

Sebelum melanjutkan kisah sesuai akhir episode 6. Kilas balik kisah sebelumnya adalah Peya yang meminta jadwalnya dimajukan untuk bertemu PM Koo. Hanya saja PM koo kesal dan jual malah.

Pangeran sendiri akhirnya bilang pada Nenek No bahwa yang setahun telah ditabur abunya. Bukan mayat dari Lee Lim.

Nenek No juga memecat salah satu staf yang menyebarkan rumor. Tapi ada staf lain yang nampak mencurigakan.

Jeong dkk di jatanras mendapatkan kasus baru di mana ada perempuan yang sedang maskeran ditusuk. Jeong juga sempat bicara dengan Kang tentang dia yang nggak naik pangkat juga.

****

Lee Lim juga mulai membuntuti kehidupan Jeong dan Detektif Kang. Saat Kang keluar dari toserba ada seorang pria sedang membaca koran. Judulnya.

“Park Mun Haeng dari Grup HG selesaikan proses suksesi Managemen.”

Hadeeehhhhh karakter baru. Siapa lagi dia!!!!!!! Pak Moon siapa diaaa!!!!

Kemudian ada adegan Pak Moon yang diantar anaknya keluar dari gedung.

*****

Setelah diskusi dengan para anggota di kepolisian. Dan hasil forensik masih lama. Jeong, Kang, dan Jang Mi keluar menyelidiki.

Bagian yang keluar tentu saja Jang Mi. Dia emang lebih mirip penjahatnya.

Di dalam mobil. Kang selalu kikuk saat memandang wajah Jeong. Yaaa ampun, naksirmu itu lho Mas, ketahuan banget.

***

Peya nampak menjamu tamu Dari Tiongkok. Membahas bebas visa.

***

Jeong jajan di tempat Myung Nari dan berkata ia sudah menginap di tempat pria yang rumahnya sangat besar.

Saat Jeong tanya tentang dunia paralel. Nari mengatakan hukum dunia harus seimbang, tidak bisa ada dua. Kalau ada dua, salah satunya harus mati.

****

Peya ke pacuan kuda. Ada dokter hewan dan dua orang pria. Salah satu pendamping dokter Hewan nampak aneh memandang Peya yang akan pergi dengan Maximus.

“Mau kemana lagi mematikan ponselmu? Mau menemui Luna?” tanya Jo menghadang Peya.

“Luna?”

“Peya. Dia adalah penipu. Wanita itu bukan Jeong Tae Eul. Tapi Luna.”

“Aku yakin bukan. Dia bukan buronan.”

“Para polisi dan penjahat bersamaan mencarinya. Pemalsuan, perampokkan, kekerasan, pencopetan, dia hanya belum tertangkap. Tapi laporannya sudah amat banyak.”

“Jadi, maksudmu. Di kerajaan ada wanita yang berwajah sama dengan Jeong?”

“Bukan hanya wajah yang sama. Tapi orang yang sama.”

“Di mana Luna sekarang?”

“Bukannya Peya yang tahu? Di mana Luna?”

“Artinya wajah yang sama di kerjaan.”

“Anda tidak boleh pergi.”

Kemudian Jo mendapatkan sms bahwa dia mendapatkan jadwal cuti. Kali ini, Peya membawa Jo ke dunia Daehan Mingguk.

*****

Mereka tidak naik kuda saat masuk. Tapi berjalan. Pintu doraemon pun dibuka.

***

Pak Moon menemui Lee Lim. Saat itu Lee Lim sedang membuat warna di panci. Dan waktu mendadak berhenti.

“Kenapa sesering ini dia meninggalkan istana.” Ucap Lee Lim.

***

Yang terjadi adalah ternyata Pak Moon memang dari kerajaan Korea. Ia memanggil Lee Lim dengan nama Pangeran Geum.

Kemudian, karena Pak Moon sudah tua, ia akan mundur dari pekerjaannya. Saat itu dia bersama dengan anaknya (Asal Daehan Mingguk). Kemudian, anak aslinya dari Kerajaan Corea datang, ia menggantikan pria yang dari Daehan Mingguk dengan pria dari Kerajaan Corea.

***

Nenek hanya dapat memo bahwa Peya sedang pergi.

Ia melihat lukisan peya yang belum jadi. kelihatannya malah seperti melihat darah.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!