Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 7 Part 2

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 7 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih telah membaca ya. saya hanya kasih rekap saja ya.

Barulah kita masuk melanjutkan detik akhir di episode 6 yaaaa.

Saat Jeong memeluk Peya.

Mereka pun masuk ke sanggar Taekwondo. Di dalamnya ada Jo, awalnya Jeong mengenalinya sebagai Eun Sup. Tapi karena penampilannya beda, Jeong menyadari itu adalah Captain Jo.

***

Nenek No di kerajaan Corea meminta keamanan untuk melihat siapa saja orang yang datang pada tanggal 11 november. Ia tahu, pegawai yang dipecat bukan orang yang ia cari.

***

Dan secara mengagetkan. Eun Sup muncul di sanggar dan bertemu dengan Jo.

“Eun Sup aahhh… aku bisa jelaskan…”

“Waahhh… aku tidak menyangka bahwa aku sangat tampan.” Wkwkwkkw.

“Kamu tidak tahu? Bagaimana bisa?orang di sekitarmu tidak memberitahumu?” tanya Jo.

“Noona. Kenapa tidak memberitahuku?” wkwkkwk “Noona, jadi Raja korea benar ada. ternyata dia Raja Arthur.” Wkwk.

Terus Eun Sup pingsan. Dia pingsan dua kali.

****

Setelah Jo hampir mau menembak Eun Sup, Jeong datang dan melerai.

***

“Kita buat peraturan. Kalian di sini sampai sampai dapat tempat menginap lain. Dan kerena tidak boleh terlihat bersama. Siang Eun Sup keluar. Malam Jo keluar.”

“Kenapa begitu?”

“Kalian mau mati?”

“Tidak.”

Karena Jo mengusulkan hanya satu saja yang keluar. Mereka memandang Eun Sup untuk yang tinggal di rumah saja.

Dan yha, Jeong dan Lee malah pergi meninggalkan dua kembaran ini.

Eun Sup dan Jo sempat mengobrol bahwa Eun Sup orangtuanya sedang liburan dengan dua adiknya. Sedangkan Jo anak tunggal yang ibu bapaknya bercerai.

****

Biasa. Kencan sambil minum bir dan ayam goreng.

Ini iklan sih ya.

Jeong memberikan ponsel baru pada Lee dan Lee mengoda Jeong dengan meneleponnya.

****

Kencan berikutnya adalah acara menembak demi mendapatkan boneka. Jeong hanya memerlukan 7 peluru.

Dan dapatlah yang paling gede bonekanya.

***

“Kamu bisa melihat dengan kacamata itu?” tanya Lee.

“Menembak adalah mengisi ruang antara sasaran dan dirimu. Terlambat jika menembak setelah melihat. Kamu harus lihat setelah menembak. Yang perlu kamu lakukan adalah dorrr….”

Awalnya obrolan masih manis. Di mana Lee tanya jarak Kongdae dan Hongdae karena Kang menggambarkan dirinya dan Jeong demikian. Kemudian Jeong bilang tentang gedung K. *Itu suara yang kemarin dia dengar.

***

Rekaman itu diperdengarkan pada Lee. Ternyata itu adalah berita yang ada di dunia kerajaan Corea.

“Dua dunia tidak boleh tercampur. Keduanya harus berjalan sendiri-sendiri. tapi, kedua dunia sudah tercampur. Dan aku tahu itu. Aku bisa apa? aku menyelidikinya. Aku polisi Daehan Mingguk.”

“Bagaimana dengan naim pangkatmu?”

“Ada di tangan atasanku.”

Kemudian Lee mengeluarkan surat autopsi Lee Lim dan menjelaskan. Bahwa Lee Lim masih hidup. Yang mati adalah orang yang ada di DaehanMingguk yang dibawa ke kerjaan Corea untuk menggantikanya.

“Kemanapun kamu pergi harus bilang.” Ucap Jeong.

“Syaratku hanya dua kepadamu. Jangan larang aku datang. Dan jangan larang aku untuk pergi. Kadang aku harus pergi. Dan saat itu aku mau cepat kembali. Maksudku, mohon jangan muak dengan ini. memang aku payah mengatakannya sebagai pria. Benar?”

Jeong mengangguk.

“Kamu mengangguk untuk bagian yang mana?”

“Pergilah. Jo Yeong pasti menunggumu. Dia pasti tegang tidak tahu kamu ada di mana.”

LANJUT KE BAGIAN 3 KLIK DI SINI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!