Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 9 Part 2

Sinopsis The King Eternal Monarch Episode 9 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. sengaja saya kasih jeda usai The World of the Married supaya nggak stres guys. Wkwkkwkw. Jadi, anggap saja udah kayak liburan gitu kemarin.

Tapi diam-diam di toilet. Koo melihat kembali koran yang ada wajahnya.

****

Kisah lama.

Ibunya Kang berkata pada Kang kecil di jalanan. “Tunggu di sini. Omma akan menjemput lagi.”

Dan sang Ibu pergi. Saat inilah ingatan Kang tentang Peya ada, ia melihat TV di depan toko. Peya sedang menangisi ayahnya.

Kilas balik selesai.

Kembali ke sambungan episode sebelumnya.

“Boleh kutanya apa ada yang kamu ingat selain suara tangisan itu?” tanya Peya. “Mungkin tempat atau barang. Bantu aku dan aku akan membantumu. Karena aku orang yang terdekat dengan sesuatu yang sedang kamu cari.”

“Kamu mau membantuku? Kalau begitu, pergi dari sini. Kamu juga *nunjuk Jo. Jika aku melihatmu lagi, aku akan masukkan kamu ke penjara karena penggunaan senjata tanpa izin.”

Kang pun pergi.

Peya berkata pada Jo. “Jangan khawatir. Dia pergi sebagai detektif dan teman dekat seseorang.”

“Tapi peya…”

“Lee Lim yang membawanya, seperti pria waktu itu. Dia hanya ingat logo itu. Mungkin dia pindah saat masih kecil.”

“Kenapa membawa anak kecil kemari?”

“Pasti yang Lee Lim butuhkan adalah orangtuanya. Entah orang tua di sini, atau orang tua di sana.”

“Aku akan mencari tahu selama ada di sini.”

*****

Kang langsung menemui Jeong di rumah Jeong.

“Aku bertemu Eun Sup tadi. Tapi, ternyata bukan Eun Sup. Kamu pasti sudah tahu.”

“Kamu tahu sampai mana?”

“Bagaimana denganmu? Sejauh apa kamu pergi? Apa fiksi ilmiah yang kamu katakan… adalah si berengsek itu? Kamu percaya semua perkataan dia?”

“Ya. aku percaya.”

“Kenapa?”

“Semua. Semuanya aku percaya. Aku akan menjelaskan semua yang bisa kujelaskan kepadamu. Sebenarnya aku butuh bantuan…” Jeong sudah berkaca-kaca dan Kang malah pergi.

***

Kang memandang rumah lamanya.

Ia mengingat kisah lama.

Lee Lim mendekati Kang kecil yang menangis di jalanan.

“Kamu kehilangan ibumu? Aku akan menemukan dia.”

Dan ingatan itu malah beralih ke Ibunya Kang yang menangis saat Kang terbangun dari koma.

“Kamu bisa melihat Omma? Kamu mengenali Omma? Oohh anakku Shin Jaee yaaaa…” saat itu Shin Jae masih dirawat di tempat yang bagus.

****

Karena Eun Sup sudah berakhir memberikan layanan wamil. Eun Sup makan dengan para detektif lain. Ada Jang Mi dan Jeong. Tapi Jeong masih memikirkan Kang yang sama sekali tidak datang juga.

Saat itu, Jeong mengirimkan pesan dan waktu berhenti sekitar 2 detik. Peya menyadari itu saat masih di hotel.

****

Rupanya Lee Lim kembali. Kembali ke Republic Corea.

“Ada polisi yang datang ke panti jompo.” Ucap supirnya Lee Lim. “Katanya sudah diselesaikan tanpa masalah. Tapi Jang Yeon Ji membuat masalah dan dipenjara. Layanan ponselnya sudah dibatalkan, tapi kami masih mencarinya. Lalu…”

“Lalu?”

“Kim Gi Hwang menghilang.” *ini yang jualan sup. “Aku masih mencarinya.”

*kini ponsel Pak Lee yang disuruh budir kemarin sudah dimiliki Peya.

*****

Seorang kakek yang rambutnya putih semua bilang tentang Grup KU. Ketua Choi katanya ingin bicara dengan PM Koo.

***

Saat Peya mengingat kenangannya membaca tulisan di pedang dan susah membaca. Saat itu Lee Lim datang memberi tahu apa kalimat yang sulit dibaca itu.

Tbtb.. ponsel milik Pak Kim bunyi.

Peya mengangkatnya. Ternyata dari Lee Lim.

***

“Yang Mulia. Apa kamu mengerti arti tulisan di Pedang Empat Harimau ini?” tanya Lee Lim pada Peya kecil.

“Ya. tugas-tugas negara.”

“Lalu apa kamu akan melakukan semua tugas itu?”

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!