Sinopsis The Last Empress Episode 52 Part 2 Final

Sinopsis The Last Empress Episode 52 Part 2 Final – Episode sebelumnya ada di sini. selengkapnya kamu bisa baca tulisan yang ini.

Sunny bicara pada konferensi pers. Ia memakai baju merah dengan naga emas. Khas yang biasa dipakai raja korea.

“Sebagai Permaisuri, saya ingin meminta maaf sekali lagi kepada masyarakat atas kenyataan pahit yang kalian hadapi. Ada yang ini saya sampaikan kepada kalian. Saya yakin masih ada berbagai spekulasi terkait kematian Nenek Suri. Nenek Suri, melakukan bunuh diri. Nenek suri, ingin mengubah keluarga kekaisaran yang rusak. Dia ingin menghukum Mak Lampir dan Kaisar. Dia memohon ampunan dengan kematiannya.” Sunny membuka surat.“Ini adalah surat bunuh diri yang dia tinggalkan.”

Sunny lanjut bicara lagi. “Keluarga kekaisaran busuk sampai ke akarnya. Saya ingin mewujudkan keinginan nenek suri untuk memusnahkan keluarga kekaisaran.”

Wartawan bertanya. “Maksud Anda, akan ada keluarga kekaisaran yang baru? atau anda akan menghapus seluruh keluarga kekaisaran?”

“Sebelum meninggal, Kaisar Lee Hyuk meminta maaf atas kejahatannya di masa lalu, dan menyerahkan semua otoritas kepada saya. Saya berniat untuk menjalankan otoritas hari ini. saat ini, keluarga kelaisaran dan seluruh anggotanya kehilangan otoritas, dan saya akan membuat anggota keluarga kekaisaran yang melakukan kejahatan menerima ganjaran seberat mungkin. Kami akan mematuhi keputusan auditor kekaisaran terkait penghapusan keluarga kekaisaran. Saya akan bertindak sebaik mungkin sampai semuanya kembali normal. Selain itu, aku akan menggunakan warisan dari TETE MAMA untuk korban-korban keluarga kekaisaran.”

***

Di pengadilan. Mak Lampir berteriak. “Aku tidak akan mengakuinya! Kamu siapa beraninya menyuruhku mengaku?”

“Harap tenang. Kami tidak akan lagi maafkan penghinaan terhadap pengadilan.” Ucap Hakim.

Nona Choi yang disamping Mak Lampir berkata. “Yang Mulia, kamu membuat situasi semakin kacau.”

“Penghinaan? Yang benar saja. justru kalian yang menghinaku.” Ucap Mak Lampir.

Akhirnya. Hakim mengatakan. “Kami akan mengumumkan putusan terkait terdakwa Kang Eun Ran. Seo Kang Hee dan Choi Yoon Mae. Kejahatan yang dilakukan oleh para terdakwa benar-benar tidak manusiawi dan kejam. Kalian kurang menghargai orang lain dan bahkan tidak menunjukkan moralitas dasar sebagai manusia. Selain itu, kalian tidak menunjukkan rasa penyesalan. Maka,, kalian harus diasingkan dari masyarakat. Atas nama keadilan dan hukum negara ini,  Choi Yoon Mee akan dipenjara seumur hidup, sementara Kang Eun Ran dan Seo Kang Hee akan dieksekusi.” Palu pun diketuk.

Sunny, Yoon, Ayah Sunny dan penonton sidang lainnya pun lega.

Mak Lampir mengatakan. “Dieksekusi? Apa-apaan. Aku tidak akan menerimanya! Apa kesalahanku? Kalian pasti sudah gila. Siapkan banding. Aku akan sewa 10 pengacara dan buktikan bahwa aku tidak bersalah. Dasar bedebah sialan!!! Kalian tahu siapa aku? Aku Kang Eun Ran, Ibu Suri kekaisaran korea.”

Nona Choi teriak. “Yang Mulia!!! Apa yang akan terjadi padaku?”

“Kamu akan hidup dan aku akan dieksekusi. Kamu boleh lebih lama hidup dariku. Kamu yang melakukan semuanya! Apa kesalahanku bedebah???” Yakk Ampun mak lampir masih gini aja.

Kang Hee pun mendekat pada Sunny yang ada di bangku penonton.

“Permaisuri. Kumohon izinkan aku menemui Ari, Putri Mahkota, sekali saja. kumohon!izinkan aku bertemu dengannya sekali saja.” Kang Hee pun diseret oleh petugas.

***

Sunny bersama Ari pergi ke penjara menemui Kang Hee.

“Yang Mulia.” Ari malah ketakutan melihat Seo. “ada apa?”

“Oma mama. Siapa ahjumma ini? Oma mama, bisakah kita pulang ke istana sekarang juga? Ini adalah tempat untuk orang jahat yang melakukan kejahatan. Aku takut.” Ari malah menangis.

“Young Eun. Tolong jaga Ari.” Ari akhrinya dibawa oleh dayang.

Kini Kang Hee bicara berdua dengan Sunny.

“Kenapa Ari tidak mengenalku?”

“Dia pingsan karena syok saat melihat berita. Dia mengalami deman tinggi dan pingsan beberapa kali. dokter bilang itu adalah amnesia sebagian. Hanya kamu yang tidak bisa dia ingat, seakan dia menghapus semua kenangan tentangmu.”

“Itu tidak mungkin. Bagaimana mungkin Ari melupakanku? Aku ibunya. Aku masih mengingat semuanya dengan jelas. Saat kali pertama aku menggendongnya saat dia dilahirkan, saat dia menggenggam tanganku dan tersenyum. Saat dia merangkak, berjalan, berlari dan bicara… aku mengingat semuanya dengan sangat jelas. Ari adalah satu-satunya yang kumiliki seumur hidupku.” Kang Hee pun menangis.

“Mungkin ini terlalu berat untuk Ari. Dia sedang menjalani pengobatan.”

“Tidak. Jangan lakukan apapun. Aku tidak pernah menjadi Ibu yang baik dalam hidup Ari. Biarkan saja. jika mungkin, aku tidak ingin dia mengetahui perbuatanku. Aku tidak ingin dia mengingatku seumur hidupnya. Aku tidak akan memohon. Aku tahu aku sudah banyak meminta. Tolong jaga Ari dengan baik.”

Kang Hee pun memberi hormat terakhirnya pada Sunny. Kang Hee dibawa masuk lagi ke penjara.

****

SATU TAHUN KEMUDIAN…..

Ayah bekerja di resto seperti biasanya. Sunny memanggil Ari. “Lee Ari. Ke mana anak nakal itu?Appa, ari datang kemari, bukan?”

“Ari? Kenapa? ada apa? Ada apa lagi kali ini?”

“Aku ditelpon wali kelasnya. Dia tidak menjawab satu pun soal ujiannya.” Wkwkwkwkkw.

“Setidaknya, dia pasti menulis namanya.” Ucap Ayah. Auto ngakak aku. “Dahulu, kamu menulis surat kepada gurumu saat tidak tahu jawabannya, bukan?”

“Tapi dia benar-benar mengosongkannya! Appa… kenapa membahas itu sekarang?”

“Saat tidak tahu jawabannya, kamu menulis surat, menggambar, dan membuat origami. Ari benar-benar menurunimu.”

“Ayah sungguh ingin membuatku marah?” Sunny pun mengetuk meja di bawahnya. “LEE ARI.”

“Ketahuan.” Ayah membuka celemeknya dan Ari pun muncul.

“Aku tidak menulis jawabannya karena memang aku tidak tahu. Ibu pikir aku akan mengosongkannya jika tahu?”

“Kamu akan menjadi apa saat dewasa kelak?”

“Aku akan menjadi aktris musikal seperti Ibu.”

Ari mulai berlagak. “Sekarang salju turun…Uniieee… Tuk-tukkk *yaelahh dia jadi Anna guys, ngajak Elsa main. “Kamu mau membuat orang-orangan salju???? Ayoo kita main…. aku tidak pernah bertemu lagi… keluarlah dan jangan membuatku berpikir kamu telah pergi…”

Ayah tepuk tangan. “Aigooo…. bagus sekali.”

“Kakekku yang terbaik!!!”

***

Pak Byun akan mengambil makanan dari kotak. Yu Ra berkata. “Jangan!!!! Ini untuk Dong Shik.”

“Dasar pelit. Kumohon beri aku satu saja.”

“Kubilang tidak!!! Dasar kakek tua!!!” Yu Ra pun mengibas rambutnya dan Pak Byun kesakitan.

Joo Seung berkata. “Anda tahu hanya Dong Shik yang boleh memakannya. Anda masih saja belum menyerah?”

Kemudian Dong Shik datang dan langsung dipeluk Yu Ra.

Pak Byun berkata. “Yu Ra bahkan tidak tahu Dong Shik putranya. Bagaimana mungkin dia begitu menyayangi Dong Shik?” eehhh ini Ijah jadi oneng gitu yha.

“Dia tidak bisa menjadi Ibu Dong Shik selama ini. instingnya memberitahunya untuk menjadi ibu saat ini.” Ucap Joo Seung.

Yu Ra bicara pada Dong Shik. “Kamu lapar bukan?” Dong Shik pun mengangguk. Kini mereka makan bersama.

Lanjut ke bagian 3. klik di sini.

One Reply to “Sinopsis The Last Empress Episode 52 Part 2 Final”

  1. Salut dan apresiasi tinggi sy haturkan buat penulis sinopsis..bahasanya sangat mudah dicerna dan dinikmati..tetap semangat ya…bravoooooo…bravaaaaaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *