Sinopsis The Nokdu Flower Episode 6 Part 3

Sinopsis The Nokdu Flower Episode 6 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaaaa… terima kasih untuk kalian yang mengikuti dan sabar menanti…

Nona Song menjami Baek Yi Hyun.

“Ada keperluan apa anda kemari?” Tanya Nona Song.

“Ada yang kubutuhkan. Kupikir kamu bisa membantuku.”

“Apa itu?”

“Senapan Mutra. Meiji Tipe 22. Para anggota Donghak itu mungkin akan memberontak lagi. Jadi, aku ingin menghadapinya sekarang.”

“Seumur hidupmu, kamu belajar. Bisakah kamu memegang senapan?”

“Saat di Jepang, pelajaran kesukaanku adalah latihan target.”

“Aku tidak bisa menjamin. Aku harus membuat kesepakatan dengan pedagang jepang. Tapi karena ayahku, reputasiku jatuh.”

“Aku minta maaf mewakili ayahku. Selain itu, lumbung berasnya di Gunung Baek dibakar.”

“Astaga. Apa yang terjadi?”

“Kudengar itu ulah Donghak. Mereka menyerukan puji-pujian selagi membakar lumbung beras dan bahkan menempel jimat Donghak di dinding. Mereka ingin kami tahu itu ulah Donghak.”

“Apa maksudmu?”

“Mereka ingin membuatnya terlihat seolah-olah itu ulah Donghak. Bukan yang lainnya.”

“Kamu mencurigaiku?”

“Tidak mungkin. Saat muda, aku dipukuli anak-anak bangsawan karena menjadi murid favorit guruku. Kakakku, Yi Kang, menyamar dan menghajar mereka semua. Setelah itu, tidak ada lagi yang berani menyentuhku.”

“Kakakmu luar biasa.”

“Dan ayahmu luar biasa.”

“Kakakmu lolos tanpa luka.”

“Para bangsawan itu mengatakan sesuatu.”

“Apa?”

“Kami akan mengabaikan ini karena tidak ada bukti. Namun, sebaiknya jangan terjadi lagi.” Yi Hyun bisa ngancem juga nihhh guys.

“Senapan itu cukup mahal. Kamu membawa uang?”

“Tentu saja.

***

Tuan Baek bicara pada Yi Kang sambil memberikan dokumen. “Orang-orang ini membayar agar tidak perlu wajib militer. Hitung anggota keluarga mereka dan minta dua kali lipat untuk tiap orang.”

“Dua kali lipat?”

“Kamu tidak mau Yi Hyun menikah?”

***

Sang Pria akhirnya kembali ke pasar. Orang-orang pun ketakutan. Namun, Yi Kang mengingat kalimat ibunya bahwa Sang Pria sudah mati dan kini ia menjadi Yi Kang. Yi Kang juga mengingat kalimat Yi Hyun yang mengatakan dia berbeda dari Tuan Baek.

Baek Yi Kang dan kawan-kawannya kali ini seperti pencuri.

Namun ada saat di mana Chul Du sedang melecehkan perempuan. Yi Kang datang dan menendang Chul Du hingga terjatuh. Chul Du pun dipukul hingga pingsan. Uang pun diberikan pada perempuan itu.

Yi Kang pergi begitu saja.

***

Ibu bertanya pada Bambang. “Apa yang terjadi pada Chul Du?”

“Dia sudah sadar. Tapi cidera kepalanya cukup parah. Pasti biayanya besar. Tolong jangan terlalu memarahi bos kami. Chul Du pantas dipukul.”

“Di mana Yi Kang?”

***

Yi Kang menghadap pada ayahnya dan mengatakan. “Aku tidak bisa melakukannya.”

“Aku sudah menyuruh orang lain. Kamu sudah boleh pergi.” Ucap Tuan Baek. “Kamu sudah boleh pergi.”

“Aku tidak bisa menjadi pejabat daerah.”

“Apa katamu?”

“Maafkan aku.”

“Apa yang terjadi padamu? Kamu sudah gila?”

“Aku waras. Itu sebabnya aku mengatakan ini.” Yi Kang pun ditampar oleh ayahnya.

“Katakan sekali lagi. Apa katamu?”

“Aku tidak mau menjadi pejabat daerah!!!”

Bersambung…. klik di sini kelanjutannya.

Komentar dulu….

Lagi nih… lumayan renyah dan nggak terlalu numpuk para pemain. Drama ini masih dalam rabaan saya. Aslinya mau nyerah bgt buat sinopsis. Tapi kita lihat aja kelanjutannya yaaaa…. semoga makin asyik dramanya biar miminnya semangat.

Abis gimana? Drama yang enak biasanya enak aja buat dikomentarin. Aaaahh tambah konflik apa kek.

Ehh kalau Yi Hyun sudah punya istri.

Mungkin aja dong Nona Song sama Baek Yi Kang???

Serius lhooo…. Yi Kang di sini aslinya pria berhati lembut. Tapi kepaksa jadi psikopat demi ayahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *