Sinopsis The Nokdu Flower Episode 7 Part 3

Sinopsis The Nokdu Flower Episode 7 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini. Terima kasih untuk yang sudah mengikuti sinopsis di besokpagi.com yaaaaa….

Nona Song dan Deok Ki yang lagi ngadem di hutan pun tbtb kaget karena banyak orang yang lewat.

“Kurasa kali ini kita benar.” Ucap Nona Song.

***

Tak jauh. Di daerah kuil ada orang-orang sedang diberi makan. Di sana masih ada Ibu Yi Kang dan Yi Hyun.

“Orangnya terlalu banyak. Kurasa kita harus pindah ke kuil lain.” Ucap Yi Hyun.

“Lantas bagaimana dengan Yi Kang?”

“Aku akrab dengan kepala rahib. Kita bisa menitipkan pesan.”

“Seharusnya dia tiba lebih awal.”

Belum sempat datang. Para prajurit datang dan menyerang warga di kuil yang sedang meminta makan. Keributan terjadi. Yi Hyun mencoba membawa Yoo Wol pergi.

Pejabat yang datang berkata. “Pemberontak menyedihkan. Tangkap mereka!!!”

***

Kuil benar-benar diserang. Pejabat berkata. “Jeon Bong Jun mungkin bersembunyi di sini. Cari di setiap sudut.”

Kemudian pasukan Donghak muncul. “Beraninya kamu menganiaya pengikut Donghak yang tidak bersalah. Kamu tidak takut Dewa?”

Aksi perang terjadi lagi.

Bak bik buk.

Belalang.

Kuncup.

Yoo Wol berhasil akan dibawa. Namun, karakter baru muncul lagi. Seseorang dengan senapan menembakki orang-orang yang menyeret Yoo Wol.

Eeeh cewek cuyyy yang bawa senjata. Muncul juga anggota kelompoknya yang lain. Nampak sangat urakan.

Penembak jitu berupaya menembak pejabat namun hanya kena topinya saja. Tembakkannya meleset.

Kali ini 3 ahjussi pun maju. (Salah satunya yang main Queen Seon Seok jugaaaa….ahjushi ini emang laku.

Kemudian, percobaan kedua penembak jitu berhasil menembak pejabat ketua.

***

Yi Hyun dan Yoo Wol masuk ke hutan lagi. Yoo Wol kesulitan naik dari bawah tebing.

Kemudian, penyelamat muncul lagi. Dia adalah Tuan Jeon.

“Yi kang kini sudah sedikit dewasa.” Ucap Tuan Jeon. “Lihat, inilah dunia yang baru.”

Orang-orang pun mulai berkumpul sambil membawa bendera. Yoo Wol pun terkagum-kagum.

***

“Apa? Kamu melihat Yi Hyun di Kuil Seonun?” Tanya Nyonya Baek pada menantunya.

“Ya. Dia bersama Yoo Wol.”

“Jadi, sekarang Yi Hyun di mana?” Tanya Nyonya.

“Maafkan aku.”

Tuan Baek pun melemparkan barang.

“Bagaimana ini? Penyidik pemberontakan itu juga dihajar habis-habisan. Bagaimana jika terjadi sesuatu kepada Yi Hyun?”

“Jangan membawa sial.” Ucap Tuan Baek. “Yi Hyun tidak selemah itu.”

****

Malam hari.

Yi Hyun bicara pada Tuan Jeon.

“Kamu putra Baek Ga?”

“Benar.”

“Jangan khawatir. Aku tidak sehina itu sampai meminta anaknya menebus kejahatannya.”

“Kalau begitu, lepaskan aku. Aku akan segera menikah.”

“Aku sudah mendengarnya. Tunanganmu adalah Myung Shim.”

“Ya.”

“Kudengar kamu belajar di jepang. Di daerah mana?”

“Aku baru menyelesaikan sekolah biasa di universitas keio.”

“Maka kamu pasti berteman dengan anggota Gaehwa yang diasingkan.”

“Aku tinggal di asrama Tuan Park Young Hyo yang dia kelola untuk mendapatkan uang.”

“Park Young Hyo mengelola asrama? Dia pasti menjalani hidup dengan penuh kebingungan.”

“Kita membicarakan Park Young Hyo. Dia orang yang tekun.”

“Begini. Kamu tidak tertarik untuk bergabung bersama kami?”

Bersambung…. klik di sini untuk kelanjutannya,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *