Sinopsis The Nokdu Flower Episode 8 Part 2

Sinopsis The Nokdu Flower Episode 8 Part 2 – Episode sebelumnya bisa kamu baca di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaaaa…. terima kasih untuk kalian yang sudah sabar menanti ya!!!!

Yi Kang akhirnya meninggalkan Nona Song yang duduk sambil khawatir.

***

Esok paginya, Nona Song berhasil mengejar Yi Kang dengan kudanya. “Naiklah, Pria di poster itu terlalu tampan. Tidak mungkin kamu.”

“Kenapa kamu melakukan ini untukku?”

“Kamu bilang di dunia ini ada hal-hal yang memang ingin kamu lakukan. Aku hanya ingin melakukan ini.”

“Pergilah. Pergi bersamaku tidak akan menguntungkanmu.”

“Tangan kananmu. Itu salahku. Saat kamu dan Tuan Choi pergi untuk membunuh Jeon Bong Jun. Aku memberitahunya. Aku memberi tahu Jeon Bong Jun. Aku melakukannya untuk menyelamatkan nyawa kalian. Maafkan aku.”

“Ini juga darimu?” Yi Kang menunjukkan sarung tangan.

“Ya.”

“Kamu menyakitiku dan mengobatiku.”

“Ya.”

“Naiklah di belakangku.”

Dannn yaaaakkk ada adegan kuda-kudaan guysssss……. naik odong-odong.

***

Yi Hyun menghadap Tuan Hwang. “Syukurlah anda sudah membaik.”

“Aku melarangmu datang sampai pernikahan dilangsungkan.”

“Aku datang karena kupikir anda akan mencemaskan kakak tiriku.”

“Kamu membawa Yoo Wol ke kuil Seonun?”

“anda tahu soal itu?”

“Dan kamu kembali dengan selamat.”

“Sebenarnya, pengikut Donghak menangkapku dan aku bertemu dengan Jeon Bong Jun. Dia tahu soal pertunangkan kami. Dia ingin menyelamati Nona…”

“Hentikan.”

“Apakah anda tidak senang aku kembali? Aku merasa seperti itu.”

“Beraninya kamu!”

“Maaf. Bicaraku keterlaluan.”

“Pergilah sekarang juga.”

****

Myung Sim menemui Yi Hyun di pelataran rumah.

“Kuil? Kenapa kamu melakukan hal yang begitu berbahaya?”

“Aku tidak punya pilihan.”

“Apa kamu terluka atau sakit?”

“Tidak.”

“Jangan bohong. Kamu nampak sangat pucat. Tidak bisa begini. Akan kupanggil tabib. Masuklah ke kamarku.”

“Ya aku terluka. Pembunuh Baek Yi Kang. Itulah yang membuatku terluka.”

****

Yi Kang dan Nona Song sampai di kuil. Yi Kang pun mencari ibunya di deretan mayat yang ada.

***

Kembali ke Myung Sim dan Yi Hyun lagi. “Jadi, apa yang terjadi pada Yoo Wol?”

“Jeon Bong Jun menyelamatkannya.”

“Syukurlah. Dia akan aman bersama Nokdu.”

“Kini dia di tempat lain. Yoo Wol yakin Yi Kang akan datang.”

****

Yi Kang akhirnya menemukan Ibunya. Mereka berpelukan.

***

Nona Song pada malam hari sudah pulang dan bertemu dengan Deok Ki.

“Sang Pria. Dia menghilang usai membunuh dua pria. Poster dengan wajahnya tertempel di mana-mana.”

“Masuklah.”

Kemudian Yi Kang dan Yoo Wol pun masuk.

“Sudah kubilang dia akan terkejut.” Ucap Yi kang. “Semua orang telah melihat poster itu akan terkejut karena ketampananku.”

“Aigoo…”

“Siapa kamu?” Tanya Deok Ki.

“Putraku bukan kriminal.” Ucap Yoo Wol.

****

Nona Song memberikan tempat menginap. “Pedagang datang dan pergi. Tempat ini sangat kumuh.”

“Jangan bilang begitu.” Ucap Yoo Wol. “Maaf sudah merepotkanmu.”

“Kita harus saling membantu. Selamat malam.”

“Song In Joo… begini… maksudku… terima kasih.” Ucap Yi Kang terbata.

****

Tuan Deok Ki pun mulai mengomel. “Bagaimana jika kamu ketahuan menyembunyikannya?”

“Mereka domba yang tersesat. Ini jalan Tuhan.”

“Kamu bahkan tidak pergi ke gereja.”

“Apa ini?” Nona Song menunjuk pada peti.

“Itu perintah Tuan Muda Baek.”

Setelah itu isinya adalah senjata.

****

Yi Kang bicara dengan Ibunya. “Aku mau membantu pernikahan Yi Hyun, tapi kini tidak bisa.”

“Cemaskan saja dirimu sendiri.”

“Memangnya aku kenapa?”

“Kamu tidak tahu? Kamu bisa saja dituduh selamanya.”

“Ohh… maling teriak maling… bagaimana dengan Ibu? Ibu akan menjadi anggota Donghak selamanya?”

“Ibu bisa hidup dengan itu.”

“Aku juga.”

“Kamu punya hubungan dengan nona song?”

“Entahlah.”

“Dia nampak teliti, bertekad kuat, dan baik. Dia pedagang, tapi elegan seperti bangsawan. Dia juga cantik seperti ibu saat seusianya. Sungguh… ibu cantik saat seusia dia.”

Yi Kang pun tertidur.

“Semua akan baik-baik saja. Yi Kang Ah….. tegarlah.”

Lanjut ke bagian 3 yaaa guys. klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *