Sinopsis The Penthouse 2 Episode 1 (Part 3)

Sinopsis The Penthouse 2 Episode 1 (Part 3)Episode sebelumnya ada di tulisan yang ini, selengkapnya untuk cari tahu bisa dicari di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaaa….

Ada sebuah garis merah membatasi bangku sekolah dan lingkungannya. Di bangku di tuliskan kursi pencundang. Ialah, Bae Rona.

Rona, si gadis yang suka tantrum ini dibully sama teman-temannya.

“Kamu putri seorang pembunuh. Menyeramkan sekali. Ibunya menikam seseorang sampai mati. Dia pasti punya gen psikopat juga. sebaiknya kita menjauh.”

Rona pun mengambil kertas-kertas di dinding. Tapi teman-temannya menyiramnya dengan sampah.

*Ada yaaa anak-anak sejahat ini?”

***

Sementara itu, anak-anak horang kayah ikut les.

****

Rona bekerja paruh waktu di mini market. Ada TV menyala yang memberi informasi mengenai pertunangan Joo Dante.

Karena ada wartawan yang menyerbu Rona yang ada di minimarket. Sajangnim langsung memecatnya karena tahu Rona adalah anak pembunuh.

Rona langsung pergi tanpa memerikan keterangan.

***

“Kalian sudah tahu tentang pertunangan kami bukan?” tanya Dante pada anak-anaknya.

“Selamat ahjussi.” Ucap Eun Byul.

“Yang penting, aku harap kalian akur.”

“Kenapa tidak? Apakah kami akan tinggal di penthouse juga?” tanya Eun Byul. “Aku menyukai tempat ini.”

“apakah kalian berdua tidak punya sesuatu untuk dikatakan?” tanya Dante pada dua anaknya.

“Ya tidak ada.” ucap sang putra.

“Permisi dulu.” Ucap anak perempuan dante. “Aku sakit perut jika makan malam dengan seseorang yang aku benci.”

****

Sang calon ibu tiri mulai galak sama anak tirinya.

“Jangan terlalu kekanakkan. Ini bukan hanya pernikahan tetapi juga kesepakatan bisnis. Kamu membuat kesal tidak akan ada gunanya bagi ayahmu.”

“Kamu sangat menyeramkan. Apakah ayahku tahu kalau ahjumma begini?”

“Jangan menggangguku. Itu tidak sopan. Sekarang kamu telah menjadi keluargaku. Aku tidak akan tahan dengan perilaku tidak sopanmu lagi. Sangat buruk jika kamu sedikit lebih pintar. Kamu tidak akan berperilaku seperti ini. aku harap ibumu mengajarimu dengan baik.”

“Jangan bicara seperti itu tentang ibuku.”

“Kamulah yang harus menjaga mulutmu. Ini mungkin berbeda sebelumnya. Tapi aku tidak akan pernah membiarkanmu merusak reputasiku. Jaga dirimu Seok Kyung.” Kemudian anak tiri ia dorong.

****

Eun Byul bersama dengan Dante di meja makan. “Ahjussi membuatnya sendiri? eemmm ini sangat enak. Apakah ada hal buruk yang ahjussi lakukan? Kamu berasal dari keluarga kaya, menghasilkan banyak uang, tampan. Dan juga seorang juru masak.”

“Aku senang kamu menyukainya.”

“BTW, ketika ibuku tidak ada. ahjussi tidak perlu berusaha terlalu keras. aku akan memberi tahu bahwa ahjussi bersikap baik padaku. Jadi, santai sedikit. Melihatmu berusaha keras untuk memenangkan hatiku, aku merasa kasihan padamu.”

****

Cheon Seo Jin kembali mendapatkan pesan kaleng. ia membawa buktinya pada Dante.

“Sekretaris Do sedang memeriksa rekaman CCTV. Dia belum menemukan pengunjung yang mencurigakan, tapi aku punya firasat buruk. Bagaimana ini bisa terjadi setelah kita bertunangan? Orang ini pasti sangat dekat. Bagaimana jika itu Oh Yoon Hee. Bagaimana jika dia kembali?”

“Dia dalam pelarian. Dia tidak bisa mendekati kita dengan mudah.”

“Lalu siapa yang melakukan ini?”

“Kami akan mencari tahu. Aku akan memperketat keamanan. Jangan terlalu khawatir.”

“Mengapa kamu harus mengambil rumah Oh Yoon Hee? Tidak bisakah kamu berhenti untuk menyita banknya? Ketika dia tahu putrinya pindah ke tempat lain, bukankah dia akan bertekad akan membalasmu?”

“Jika aku tidak menuduhnya melakukan penggelapan, aku akan mendapatkan masalah besar. Kamu tahu bahwa aku tidak punya pilihan.”

“Lalu, kamu harus meninggalkan Bae Rona sendirian. Seorang ibu yang telah kehilangan segalanya tidak akan takut apapun. Kamu membuat kesalahan.”

***

Kepala ahjumma pembantu didorong Dante.

“Kamu pikir. Aku memintamu untuk merawatnya agar diperlalukan seperti ini? kamu terus mengecewakanku. Bagaimana bisa mempercayaimu lagi?”

“Aku minta maaf. Aku sangat menyesal.”

Ahjumma sampai menggigit bibirnya hingga berdarah.

****

Rona menemukan makanan di pintu. Kemudian ahjumma pembantu tadi mendatanginya. “Kamu pergi menemui ibumu bukan? dimana dia? Siapa yang memberimu makanan?”

“Tidak.”

Rona pun dijambak. “Sampai ibumu keluar. Aku tidak akan bisa pergi dari Ketua. Jika kamu menemui ibumu, aku akan membunuhmu. Mengerti?”

Ahjumma tadi memasukkan makanan tadi ke tong sampah. Rona menangis tantrum seperti biasanya.

Yoo Jenny melihat ini dan kesal karena Rona kehilangan makanannya.

****

“Yoo Jenny. Kubilang ada yang aneh. Aku tahu ada sesuatu yang terjadi ketika dia datang terlambat setiap hari.” Ucao Seo Kyung. “Kamu membodohi kami. Katakan, apakah kamu sudah bergaul dengan Bae Rona selama ini?”

“Bukan itu…”

“Apakah kamu memberinya makan?”

“YA!!! aku temannya Rona. Apakah kalian tidak merasa kasihan padanya? Kedua orangtuanya telah pergi!”

“Dia adalah putri dari pembunuh yang membunuh Ibuku. Aku kehilangan ibuku karenanya.”

“Itu bukan salah Rona.”

“Kamu ada di pihak Rona? Akan kuberitahu Tuan Ma, bahwa kamu tidak akan ikut kursus mengikuti UNS lagi.” Ucap Eun Byul.

Berlanjut ke bagian 4 klik di sini.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!