Sinopsis The World of the Married Episode 5 Part 6

Sinopsis The World of the Married Episode 5 Part 6 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti. Mian juga, dramanya panjang dan saya buat lumayan komplit. Jadi agak panjang ya.

Di tempat kerja Sun Woo. Pasien yang menggaruk leher karena gatal berkata. “Jujurlah kepadaku. Kamu ingin membunuh suamimu bukan? Itu akan membosankan untuk bercerai. Anda harus membalas dendam lebih dahulu. Setuju?”

“Ha Dong Sik-sshi.”

“Beri aku perintah. Aku akan bersedia membantu.”

“Terima kasih atas apa yang telah kamu lakukan. Tapi bisakah alihkan pembicaraan itu sekarang? Ini tentang keluargaku, jadi, aku bisa mengurusnya sendiri. jadi, tolong…”

“Mengapa kamu mengabaikan niat baikku?”

“Tidak. Aku tidak mengabaikan niat baikmu Ha Dong Sik. Saya mencoba fokus.”

“Kenapa?” kemudian Ha menggebrak meja. “Kenapa kamu mengabaikanku?” kemudian menghempaskan barang di meja. “aku bisa mengurusnya untukmu!!!!”

“Ha Dong Shik Sshi. Tenang.”

Kemudian komputer yang dilempar.

“Ini sangat menjengkelkan!!!” apakah Ha Dong Sik adalah suara penonton yang ingin membunuh Lee Tae Oh guys? Wkkwkw. Dong Sik menangis. “Ini ada di antara kita. Kamu dan aku.”

Sampai akhirnya Dong Sik mendekati Sun Woo.

Sun Woo sampai sesak napas.

Dokter Kim datang menarik Dong Sik. Kemudian munculah dua orang petugas keamanan. “Kamu akan menyesal melakukan ini padaku.” Dong Sik teriak saat diseret.

****

“Apa kamu terluka?” ucap Kim. “Hati-hati, apakah kamu baik-baik saja?” Sun Woo masih sesak napas.

***

Dong Sik teriak di lorong.

“Aku bukan hanya seorang pasien! Kami lebih dari itu. Kami ada di pihak yang sama!”

Ucapan ini didengarkan oleh dokter Sul.

****

Sul langsung lari melihat Sun Woo yang akan pingsan.

****

Sun Woo menjadi lebih tenang dengan gelas di tangannya.

“Dia menemui dokter penyakit dalam dan kulit. Dan ia mulai datang padaku kurang lebih setahun. Dia nampak memiliki gangguan obsesif kompulsif. Jadi, aku merekomendasikannya untuk menemui psikiater.”

“Dia tidak mendengarkan bukan?” tanya Kim. “Dia berpikir bahwa kamu adalah satu-satunya orang yang mengerti dirinya. Tampaknya itu ada kemajuan. Apakah kamu tidak memperhatikannya sesekali?”

“Ini pertama kalinya dia melakukan kekerasan. Aku terkejut.”

“Bukankah tidak mungkin bagi pasien yang menjadi bermusuhan dengan dokter? Tapi, apakah ada sesuatu yang memicu tindakannya? Ini belum pernah terjadi sebelumnya.”

“Aku pikir kamu terlalu lancang.” Ucap Sun Woo. “Aku selalu profesional dengan pasienku. Harap perhatikan apa yang kamu katakan. Kamu tidak tahu mengenai diriku. Terima kasih untuk tehnya.”

“Bukankah kamu terlalu curiga? Pernahkah kamu melukai diri sendiri?”

“Aku tidak tahu apa yang kamu katakan. Tidak masuk akal.”

Dokter Kim pun berdiri. “Apakah kamu pernah menderita dan mengalami gangguan stres paska trauma yang tidak pernah mendapatkan perawatan?”

*****

Sun Woo melamun di dalam mobilnya saat pulang.

Ia mengingat kejadian kecelakaan mobil terbaik.

Saat itu sulit dikeluarkan dan mobil harus dihancurkan.

Ia pun menangis mengingatnya. Ia baru saja akan menginjakkan gas namun tbtb ada pacaranya Nona Min muncul di depannya.

Bajingan lagi Tuhaaannn…

“Bisakah kita bicara di sini?” ucap si bajingan. “Kita bisa pergi ke tempat lain.”

****

Si bajingan kayak orang gila lari-lari di kolam renang yang kering nggak ada air.

“Aku sangat tidak sabar.” Ucap si bajingan.

“buang atau berikan pada orang lain, apapun yang kamu punya itu. Aku tidak peduli akan sikapmu. Jangan ganggu aku lagi.” Ucap Sun Woo. “Aku akan melaporkannya atas tindakan pemerasan.”

Lanjut ke bagian 7 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!