Sinopsis The World of the Married Episode 7 Part 2

Sinopsis The World of the Married Episode 7 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kalian bisa cari tahu ditulisan yang ini. sejauh ini masih terpantau aman yaa? wkwkkwkw. Dimohon juga kesabarannya yaaa.

Dengan menyombongkan undangan yang akan disebar. Nyonya Umh mendekat ke arah dokter Ji.

Para ahjumma berbisik. “Omooo… apa yang akan dia lakukan?”

“Tidak mungkin.”

Melangkah… tak tok… tak tok…

Dan kayak yang ngejek gitu, senyum aja dan menyapa para ahjumma lainnya.

***

Tae Oh mengajak anaknya makan bersama.

“Kamu melihat film ayah?”

“Belum.”

“Apakah kamu tahu film ayah?”

“Mengapa jadi produser? Bukannya sutradara?”

“Karena produser bertanggung jawab atas segalanya.”

“Hae Kang bilang itu bagus.”

“Bukankah kamu merindukan appa? Appa sangat merindukanmu.”

“Kamu tidak pernah menelepon atau sms sekali pun. Apakah kamu benar-benar berharap aku percaya itu?”

“Appa tahu kamu melihat Appa melakukan hal yang mengerikan. Dan mengecewakanmu. Ayah sudah berubah dan ingin menjadi ayah yang keren. Kemudian kembali dan membuatmu bangga. Joon Young, appa tidak mau kamu malu. Butuh beberapa waktu. appa harap kamu mengerti.”

Tae Oh memberikan hadiah. Sebuah pemukul basebol. Joon Young membukanya.

“Kamu masih bermain baseball bukan?”

“Aku keluar dati tim bertahun yang lalu.”

“Kurasa Ommamu membuatmu berhenti agar bisa fokus belajar.”

“Aku sudah SMP sekarang.”

“Ingat Kang Dong Hoon bukan? Kamu penggemarnya bukan? Appa akan membuatmu bertemu dengannya.”

“Sungguh?”

“Ya. dia ada di rumah appa beberapa hari nanti.”

“hari nanti?”

“Tidakkah kamu mendapatkan undangan dari Appa? Sudah Appa kirimkan.”

Joon Young menggeleng.

***

Sun Woo membaca surat undangan Joon Young, melihat alamatnya yang sama persis dengan rumah yang ada di brosur yang baru ia dapatkan. Sebuah pesta di rumah Jenny.

Sun Woo pun mendapatkan telepon. “halo. Joon Young tidak pergi les hari ini? dia tidak memberitahku,”

Panik… langsung masuk mobil dan pergi.

Lalu. Tbtb… berpapasan dengan Tae Oh dan Joon Young yang ada di dalamnya.

Joon Young keluar dan nggak menyapa ibunya sama sekali. Dia langsung masuk gitu aja.

****

Tae Oh menyapa Sun Woo.

“Sudah lama.”

Di dalam rumah Ko, ia sedang membersihkan rumah dan langsung kepo ngelihatin Sun Woo dan Tae Oh di luar.

“Kamu baik-baik saja bukan?”

“Kita tidak peduli satu sama lain apa yang kita lakukan.” Ucap Sun Woo.

“Aku bertanya-tanya apakah kamu bersama seorang pria dan hanya melihatmu seorang diri.”

“kenapa kamu tertarik? Kenapa kamu kembali?”

“Jangan gitu dong. Sudah lama bukan? Aku datang bukan untuk bertengkar.”

“Lalu?”

“Aku hanya ingin melakukan yang terbaik sebagai seorang ayah. Biarkan aku melihat Yoon Young.”

“Kenapa? Tbtb? Pikirkan bagaimana ini mengagetkan Joon Young.”

Tae Oh mendekat. “Kenapa dia bingung melihat ayahnya? Tidak bertemu malah membingungkan, apakah aku salah?”

“Mulai sekarang, jangan berpikir untuk menemui Joon Young tanpa seizinku.” Sun Woo berjalan ke arah mobilnya yang di depan rumah Ko Ye Rim.

“Kamu terlihat baik. Masih seorang wanita.” Kalian paham kan maksudnya apa? Tae Oh bilang Yeoja nim dalam bahasa korea.

Sun Woo melihat Ye Rim mengintip dari jendela.

Ye Rim langsung masuk ngumpet.

****

Je Hyuk sedang bekerja di atas tempat tidur. Ko Ye Rim memberikannya makanan.

“Apa ada klien baru?”

“Lebih penting untuk mempertahankan klien yang ada saat ini. apakah bazzar berlangsung dengan baik?”

“Ya. kamu tahu Lee Tae Oh membuat film Good Life?”

“Aku tidak punya waktu untuk menonton film, bagaimana denganmu kali ini? kapan pekerjaan rumah kita selesai?” Je Hyuk memeluk istrinya. Wewww… baikan guys.

“Kenapa kamu mengubah topik pembicaraan?”

“Aku tidak ingin membicarakannya.”

“Seluruh orang membicarakan tentang Lee Tae Oh. Dan dia kembali.”

“Jangan fokus pada mereka. Fokus pada kita saja. oke?” Je Hyuk baik gitu guys. “Jika itu mengganggumu. Kita pindah saja.”

“Kamu punya uang?”

“Tidak.” Wkwkkw.

“Kamu ingat janji kita besok bukan? Jangan terlambat.”

“Tentu saja.”

Ye Rim pergi dan Je Hyuk mengeluarkan napas panjang.

Lanjut ke bagian 3 yaaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!