Sinopsis The World of the Married Episode 8 Part 4

Sinopsis The World of the Married Episode 8 Part 4 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya bisa cari tahu di sini. Kim akhirnya buka suara soal Joon Young. “Dia sudah mendatangiku sejak 6 bulan lalu. Dia merasa bersalah soal perceraian itu.”

“Itu omong kosong. Dia tahu kami bercerai karena perbuatan ayahnya. Kenapa dia menyalahkan dirinya sendiri?”

“Anak dari keluarga bercerai cenderung menyalahkan diri sendiri. Tapi dengan Joon Young, ini agak berbeda. Dia menemukan kartu memori, ada di kamarmu. Dia bilang ada rekaman perselingkuhan mantan suamimu. Dia pikir begitu caramu mengetahui bahwa mantan suamimu berselingkuh.”

“Aku harus bagaimana? Ottoke?”

“Sudah kulakukan berkali-kali bahwa itu bukan salahnya. Dia sudah jauh lebih baik.”

Sun Woo menangis. “Aku tidak tahu apa yang dia pikirkan karena aku terlalu sibuk untuk mengurus diriku sendiri. ini semua salahku. Seharusnya aku membuangnya.”

“Percayalah padaya dan tunggu saja. aku yakin dia akan mengatasinya. Dia sangat sensitif dan pintar. Biarkan dia menemui ayahnya untuk sementara. Itu akan membuang kekosongan yang ia rasakan. Tentu saja, ini akan sulit bagimu.”

***

Je Hyuk dan Ye Rim menikmati kebersamaan mereka.

“Bagaimana jika kita merayakan natal di pulau jeju?” tanya Je Hyuk.  Ada pramu saji membawakan minuman. Emang dasar fucek boy, Je Hyuk melirik perempuan itu terus.

“Main golf juga bagus.”

“Oke.”

“Kita harus membeli baju golf baru.” Ucap Ye Rim.

Dan terus aja. Je Hyuk memandang perempuan itu.

***

Saat bayar. Perempuan itu berkata. “Anda menikmati makanannya?”

“Istriku sangat menyukainya.” Terus aja dipandangi.  Bahkan ke dada. Pelayan memberikan struk dan menuliskan nomor telepon di struk pembayaran. Ketemulah lagi sama fucek girl.

***

“Kurasa ada yang memata-matai rumah Joon Young.” Ucap Ko di dalam mobil bersama dengan Je Hyuk.

“Berhentilah memedulikan mereka.”

“Si peselingkuh sudah punya anak dan menikah dengan bahagia. Tapi Sun Woo masih sendirian. Dunia ini sangat tidak adil. Aku khawatir akan terjadi sesuatu.”

“Aku lebih mencemaskanmu. Pastikan kamu mengunci pintunya saat sendirian di rumah.”

“Ya.”

***

“Anda sudah memikirkannya?” tanya Sul pada dokter Uban si Matre.

“Kamu tahu itu bukan keputusan yang bisa diputuskan semudah itu.”

“Anda harus memulai dengan memberi tahu Pimpinan. Anda sudah memikirkan direktur muda berikutnya?”

“Pastikan dokter Ji tidak mendengarkan ini.” Ucap Kong.

“Tentu saja.”

****

Sun Woo masuk dan mengagetkan Kong. Ia membuat kopi.

“Joon Young baik-baik saja?” tanya Sul.

“Ya.”

“Beri tahu jika kamu membutuhkan bantuanku.”

“Kenapa kamu menawarkan bantuanmu?” tanya Sun Woo. “Apa? bagaimana kamu akan membantu?”

“Lupakan saja aku bilang begitu.” Ucap Sul.

***

Sul mendatangi Mago di tempat spa.

“Dokter Sul, kamu mendatangi orang yang salah. Pimpinan rumah sakit cinta dan aku baru saja membicarakan soal masalah pribadi. Kami tidak membahas masalah penting.” Ucap ahjumma mago. Kakinya sedang dicuci. Perempuan yang mencuci kakinya punya tato… ah jangan-jangan… salah satu pemain nih.

“Pimpinan Choi adalah penyumbang rumah sakit kami bertahun-tahun. Kenapa kamu merendah sekali?” tanya Sul.

“Kamu sudah bertemu dengan pimpinan?” tanya ahjumma yang satu lagi. Istrinya Kong?

“Pimpinan tidak tahu sama sekali.” Ucap Mago.

“Suamiku sangat berhati-hati. Kurasa dia belum melaporkannya.” Ucap Bini Kong.

“Jangan membuatku tertawa. Tidak ada yang lebih perhitungan dari dokter Kong.” Ucap Mago. “Dokter Ji Sun Woo andal dalam pekerjaannya. Kudengar semua orang tahu pasiennya paling banyak diantara dokter di sana. Terima kasih.” Ucap Mago pada mbak yang membasuh kakinya.

Kek nona min deh dari belakang guys.

Lanjut ke bagian 5 klik di sini yaaa…

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!