Sinopsis VIP Episode 18 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca yaaa…

Yuri langsung lari menemui Ibunya yang dirawat di rumah sakit.

“Pneumonia menyerangnya padahal dia sudah cukup lemah.” Ucap dokter. “Itu memperparah kondisinya. Kondisinya stabil saat ini. jadi, awasi dia untuk sementara.” Kemudian dokter pun pergi.

Yuri langsung menangisi Ibunya. Jung Sun pun melihatnya.

“Ibumu akan baik-baik saja.” Ucap Jung Sun.

“Aku tidak ingin kalian melihat ini. maafkan aku.”

“Tidak apa-apa. Aku yakin dia ibu yang hebat.”

“Omma adalah batu yang membuatku tetap stabil. Tanpa dia…. aku merasa ibuku telah dihukum atas kesalahanku.”

“Tidak. Aku yakin dia akan sembuh dan kembali bersamamu.”

“Kurasa kita harus kembali.”

****

Jung Sun menunggu Yuri. Ia tak sengaja melihat brosur. Kemudian ia mengingat semacam kuitansi milik Park. Ia juga mengingat ucapan Park yang “awalnya karena pekerjaan…”

“Sepertinya aku harus ke suatu tempat. Kamu bisa ke kantor sendirian.” Ucap Nona Na pada Yuri yang baru saja keluar.

“Ya.”

***

Di kantor ada yang geger karena video Yuri yang disiram anggur oleh istri wakil presdir Ha terkuak di media. Orang-orang yang tidak suka Pak Ha pun senang.

***

Mina langsung melapor kepada bagian pemasaran. “Pak. Sudah baca artikelnya? Mungkin videonya…”

“Kukira kamu berhati-hati, tapi kukira aku salah.”

“Apa?”

“Kamu mau apa dengan kemari, padahal ada mata di mana-mana? Jangan kawatir. Kecemasanmu tidak akan terjadi. Aku akan segera menghubungimu. Jadi, mari bicara di luar kantor. Setuju?”

“ya.”

***

Bagian Tim Nona Na pun sibuk mengangkat telepon dari media yang ingin tahu banyak. Sementara diketahui bahwa video itu direkam diam-diam oleh petugas ketering.

Kemudian rumor macam-macam pun terus berkembang.

“Yuri, pulanglah lebih awal hari ini.” Ucap Nona Na.

“Tidak. Aku baik-baik saja. ini krisis. Semua orang harus membantuku.”

“Kamu berada di kantor sekarang membuat situasi lebih buruk.” Ucap Nona Na. “Lihat???”  Nona Na menunjukkan orang –orang yang mulai bergunjing.

“Tinggalah di tempat lain selama beberapa hari.” Ucap Hyun A yang meliriik pada Nona Na. Karena Jung Sun nampak curiga pada Yuri.

***

“Maafkan aku.” Ucap Park. “Seharusnya aku tidak melakukan kesalahan hari itu.”

“Sejak awal itu bukan salahmu,” Ucap Pak Ha. “Bagaimana aku bisa menyalahkanmu? Itu sudah terjadi. Jadi, kami akan mencari solusi. Bagaimana dengan sentimen publik?”

“Tidak terlalu baik.”

“Begitu rupanya.”

***

“Banyak petisi yang meminta kita mengganti wakil presdir. Orang-orang dalam juga membuat saran seperti itu.” Ucap pria yang tadinya didatangi Mina pada atasannya. Orang-orang yang tidak suka pada Pak Ha.

“Dia masuk ke perangkap itu. Sehebat apapun Jae Woong, dia tidak akan bisa pulih. Jika kita tertangkap, kita akan jadi musuh Grup Daehan, keluarga kakak iparku. Jangan sampai ada yang tahu bahwa kita dalangnya.”

“Jangan cemaskan itu. Akan kupastikan tidak ada masalah.”

***

Mina di WC. Ia ingat apa kata pria di bagian pemasaran. Ehhh jangan-jangan dia yang men tek dung kan Mina guys.

Kek gini kilas baliknya.

“Aku juga ingin melihat bagaimana lelang dilakukan.”

“Aku tidak boleh memotret atau merekam di dalam lokasi acara.”

“Karena itulah aku meminta bantuanmu, Tim Managemen VIP bisa digabungkan dengan Tim Pemasaran, jadi, akan lebih baik jika aku memeriksa lebih dahulu. Menurutku tidak berlebihan. Mengerti?”

“Baik. Aku mengerti.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.