Sinopsis VIP Episode 20 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih sudah mengikuti sinopsis di sini yaaa…

Suami Mina menelepon kantor Mina dan Nona Na mengatakan bahwa Mina sedang cuti.

Yuri membawakan proposal pada Nona Na. Ide Yuri adalah memberikan hadiah difuser dengan aroma bunga yang sesuai dengan tanggal lahir para pelanggan VIP. Nona Na langsung setuju.

Yang membuat aromanya adalah pembuat parfume.

Karena nggak paham bahasa prancis untuk minta sample bunga pada ahli minyak wangi. Nona Na membantu Yuri dengan menelepon dengan menggunakan bahasa prancis.

Untuk perkerjaan berikutnya. Yuri harus mengirim surel dalam bahasa inggris. Dia tanya Mbah Google dong.

***

Mina ada di rumah sakit. Bersiap melakukan aborsi. Sebelum bius dilakukan. Mina mengatakan, “aku tidak bisa melakukan ini.”

Suami Mina tbtb menerobos masuk.

“Sedang apa kamu di sini?” tanya Mina.

“Ayo keluar dari sini. Mari bicara di tempat lain.”

***

Akhirnya Mina bicara lagi dengan suaminya.

“Aku tidak bisa menghubungimu. Jadi, aku pergi ke apartemenmu. Aku menemukan buku harian ibu hamil. Aku sangat binging hingga menelepon rumah sakit. Mereka bilang kamu ada janji hari ini. tapi itu untuk operasi? Teganya kamu tidak memberitahuku…”

“Jika aku memberitahumu, kamu pasti akan memperhankannya.”

“Teganya kamu mengaborsi bayi.”

“Karena aku tidak berniat melahirkannya.”

“Inikah alasanmu pindah?”

“Mudah mengatakan kita harus mempertahankannya. Kamu bisa bersikap sok baik dan bilang akan menjaganya. Bagaimana setelah itu? Apa yang akan terjadi? Aku harus menangani semuanya. Aku…”

“Ini anak kita. Aku mungkin bodoh, tapi seharusnya kamu mendiskusikannya denganku. Teganya kamu… kamu sangat menakutkan Mina… aku tidak tahu kamu amat menakutkan.”

Suami mina pun pergi.

Mina menangis.

****

Yuri membuat email dan diserahkan pada Nona Na. Karena masih ada yang salah, Nona Na membuat revisinya. Nona Na jadi pulang terlambat karena Yuri nggak bisa english.

“Maafkan aku. Aku membuat anda lembur.” Ucap Yuri.

“Kamu pernah bilang ada semacam kualifikasi. Kamu benar. Staf di tim kami harus sering menghubungi orang asing. Kamu membutuhkan keterampilan komunikasi dasar bahasa inggris. Dengan kata lain, kamu di tim kami adalah perlakukan khusus. Sang Woo bergabung enam bulan sebelum kamu, dan tugasnya masih membantu sana-sini. Kami tidak memberi orang baru proyek sebesar itu. Itu juga perlakukan istimewa yang tidak akan pernah kamu miliki kecuali kamu putri Pak Ha. Itu kualifikasimu. Jadi, kamu tidak perlu minta maaf. Kamu di sini karena memenuhi syarat. Kurasa kamu juga ingin bersikap seperti orang baik. Hentikan. Itu membuatku merasa tidak nyaman.” Gilaakkk Jang Nara menunjukkan taringnya guys.

Yuri merasa terpojok abis diceramahi.

***

Hyun A pada akhirnya pindah ke kamar atap bekas tempat tinggal Yuri. Karena letakknya di atas. Hyun A jadi kelelahan karena naik-naik…

Namun saat dia memandang ke langit… “Setidaknya pemandangannya luar biasa…”

***

Nona Na melepaskan cincin pernikahannya dan ditaruh di laci.

***

“Kenapa kamu menyetujui makan malam ini.?” tanya Park pada Nona Na.

“Jangan salah paham. aku di sini bukan demi kamu.”

Kemudian Tuan Ha datang. Ia datang bersama dengan Yuri dan istrinya. Mereka jadi makan berlima.

Lanjut ke bagian 3 yaaaa guysss… klik di sini.