Sinopsis VIP Episode 22 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti yaaa…

“Mana bisa jika kamu seperti ada dan tiada?” teriak Park. “Aku juga kesulitan. Kita berdua akan hancur.”

“Kamu menyedihkan. Kamu hanya menghindari situasi. Kamu hanya tidak bisa menghadapinya.”

“Kamu tidak tahu bagaimana rasanya bagiku saat itu. Hatiku juga hancur berkeping-keping. Tapi aku mehanan kesedihanku dan bertahan setiap hari.” Park bisa galak juga.

“Jadi, keberadaanku membuatmu sesak dan dia udara yang membuatmu bernapas? Kenapa kamu kembali kepadaku?”

“Karena aku ingin mengambil kembali. Aku tahu sikapku berengsek. Tapi akan kuambil kembali jika aku bisa. Saat kamu memintaku untuk mempertahankanmu, aku ingin mengambil kesempatan itu.”

“Tunggu…kamu hanya kembali kepadaku karena aku memintanya?”

“Bukan begitu.”

Diam….

“Bertemu denganmu adalah hal yang paling beruntung terjadi kepadaku. Aku ingin mempertahankanmu. Dia….. yaaa….. dia seharusnya tidak pernah masuk ke dalam hidupku. Tapi, meski aku tahu tidak boleh. Aku melihat rasa sakitnya.”

“Kamu sungguh mencintai wanita itu? Bagaimana denganku? Apa itu bukan cinta?”

“Bukan seperti itu. Jung Sun ah…”

Na menahan tangis. “Pergi. Tolong pergi. Itu belum berakhir bukan? Kamu masih mencintainya, bukan?”

“Maafkan aku.” Eehhh Park malah pergi.

Yuri menang? Tanpa bertarung???

****

Na hanya melamun. Ia menangis.

Dehhh drama ini terlalu depresi.

***

Park menemui Yuri di pemakaman.

“Omma… dia sudah pergi. Hanya Omma yang kumiliki. Dia segalanya bagiku dan sekarang…..”

Park puk puk deh… “Kamu punya aku. Aku akan berada di sisimu.”

*tarik napas…..

*bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Komentar!!!!!!

Kolom komentar saya terbuka untuk segala caci maki kalian!!!!

Akhirnyaa… rumah tangga itu bocor dikit aja, bisa jadi malapetaka.

Tapi. Saya masih gagal paham sama Yuri. Nggak ada cowok lain gitu?