Sinopsis VIP Episode 26 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah membaca ayaaa…

Pak Cha berkata pada Hyun A bahwa dia kapanpun bisa dimanfaatkan oleh Hyun A dan dia akan senang atas hal itu. Hyun  A mengatakan dia berterima kasih atas semua dukungannya.

Rupanya Pak Cha yang nggak nyerah sama Hyun A dapat lampu hijau juga. Hyun A ingin bertemu dan jalan lagi bareng Pak Cha.

***

Tim managemen bekerja seperti biasanya. Ada beberapa hal yang harus mereka selesaikan. Saat Nona Na, Yuri dan Bambang di luar akan menyelesaikan pekerjaan, mereka bertemu dengan Park.

“Kenapa kamu kemari?” tanya Na.

“Mulai dari ini, semua kontrak dengan bisnis rekaan VIP akan ditangani oleh tim pemasaran.”

“Pemasaran tidak punya wewenang untuk membuat keputusan begitu tanpa berdiskusi lebih dahulu.” Ucap Nona Na.

“Ini perintah Wakil Presiden.”

Pak Cha dan satu pria lagi datang ke lokasi. Mereka pun masuk ke kafe tersebut.

***

Mereka meliha-lihat kafe dan berapa jumlah maksimal pengunjung bisa datang.

Nona Na malah ke lantai atas. Ia memortet pemandangan yang ada.

Kemudian Yuri masuk. Yuri malah menutup pintu.

Nona Na akan keluar kembali. Namun Yuri berkata, “Aku tidak merencanakannya. Aku ingin mati berkali-kali setelah ibuku sakit. Bukan hanya karena hidup terasa berat. tapi aku juga tidak punya alasan untuk bertahan. Aku hidup karena Ommaku, tapi terkadang, aku ingin egois dan bunuh diri. Tapi setelah bertemu dengan Pak Park. Aku menemukan alasan untuk hidup. Itu pertama kali aku merasa senang bisa hidup. Karena itu aku putus asa. Ini bukan alasan, tapi karena itu aku melakukannya.”

“Ya. Itu bukan alasan. Jangan mencari alasan dari hal itu. Hal seperti iti bisa hancur dengan mudah, sangat mudah. Kamu tidak tahu kapan Park Sung Jun bertemu orang lain lagi sepertimu”

Nona Na mencoba membuka pintu tapi pintu malah terkunci. Coba tarik-tarik tapi nggak bisa. Dan hujan tbtb turun.

Nona Na menelepon Bambang dan minta pegawai membukakan pintu.

***

Di atap, Nona Na dan Yuri kehujanan.

Pegawai berusaha membuka. “Kupikir sensornya rusak. Kita harus menghubungi pihak keamanan.”

“Butuh berapa lama?” tanya Park.

“Sekitar 20 sampai 30 menit.”

****

Hujan terus turun. Pintu belum dibuka.

“Di luar sana akan sangat dingin.” Ucap Bambang. “Kuharap mereka bergegas.”

***

Nona Na melihat Yuri yang kedinginan. “Berhenti berpura-pura menyedihkan dan kemarilah.”

Dan tbtb pintu terbuka.

Park datang membawa payung. Macam ojek payung.

Langkahnya terhenti ketika melihat dua perempuan di depannya.

Nahhh lhooo…..

Bambang dan Cha pun datang.

Saat Park akan melangkah ke arah Yuri. Cha dengan sigap menghalau Park dan langsung menghampiri Yuri.

Bambang sendiri langsung memayungi Nona Na. “Kamu tidak apa-apa?”

“Aku baik-baik saja. gumawo.” Nona Na kebut gitu mau keluar.

Yuri dipayungi Pak Cha.

Seperti biasa, Park diem-diem bae.

***

Bambang menyetir. Ada Nona Na di sampingnya dan Yuri di belakang.

Suasana amat hening.

***

Pak Cha sendiri ikut mobil Park.

“Haruskah kamu bersikap seperti itu?” Tanya Pak Cha. “Jung Sun juga basah kuyup. Meski kamu dibutakan olehnya. Itu tidak benar.”

Lanjut ke bagian 3 yaaa guyss.. klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!