Sinopsis VIP Episode 28 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti hingga sejauh ini yaaa… terima kasih banget.

“Sejak kecil, ayah kami menyukai Jae Woong. Semua hal baik dan semua barang mahal adalah miliknya.” Ucap Ibu Pimpinan. “Aku tahu ayahku menempatkanku di posisi ini hanya untuk menantangnya. Namun, aku tidak ingin menjadi boneka ayahku. Di mana bagian serunya? Akan kuserang kastelnya. Ada terlalu banyak orang yang setia kepadanya sekarang. Agar orang-orang mendengarku, aku harus membalikkan meja dan mengaturnya lagi.”

“Bukankah itu terlalu beresiko?” tanya pegawai. Nggak tahu namanya. Males cari tahu. Sebut aja Budi.

“Aku mengenal saudaraku. Aku harus menyerang dahulu sebelum dia mendatangiku. Karena itu aku minta ini, Direktur Choi.” Wkwkkw udah tahu deh namanya sekarang. “Kamu akan berada di pihak mana?”

****

Park ada bersama Yuri.

***

Jung Sun ada bersama Sang Woo. “Nona Na kamu baik-baik saja?”

“tidak apa-apa. Aku telalu stres belakangan ini. jadi, perutku agak sakit. Ini biasa terjadi. Aku baik-baik saja.”

“Kamu terus berpapasan dengan mereka. Kamu harus terus menjaga kesehatanmu. Kamu nampak kurang sehat.”

“Terima kasih.”

***

Mereka berempat bertemu Mak Jomblang.

“kami datang meminta bantuanmu di acara yang kami rencanakan.” Ucap Park.

Nyonya Song berkata. “Ya. Presdir Ha sendiri meneleponku.”

“Kudengar sekitar 85 persen pasangan yang kalian perkenalkan akan menikah. Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan acara ini. acara ini juga akan menguntungkanmu.” Ucap Nona Na.

“Sejujurnya, menjadi makcomblang untuk orang kaya lebih mudah dari orang awam. Aku hanya perlu mempertimbangkan kondisi materialistiknya. Perasaan tidak berperan, jadi, peluang pernikahannya naik. Yang penting bagi kami adalah informasinya. Pangkalan data terperinci meningkatkan tingkat keberhasilan. Karena itulah aku penasaran dengan detail dari kedua orang ini… Pak Ma, kamu putra Menteri Luar Negeri.” Wkwkkw si bambang ketahuan identitasnya.

“Itu…”

“Lalu Yuri adalah anak dari wakil presdir Ha. Jika diperbolehkan mewawancarai kalian berdua. Aku akan menerima pekerjaan ini.”

Bambang berkata. “Aku ikut. Pasti hanya beberapa pertanyaan.”

“Aku juga akan melakukannya.” Ucap Yuri.

****

Nona Na Nampak sendirian.

Sedangkan Yuri bersama dengan Park.

Kemudian Bambang baru keluar dari ruangan. Ia mendekati Nona Na. “Dia hampir tahu berapa sendok yang dimiliki keluarga kami.” Wkwkwkkw.

“Kamu melakukannya dengan baik.”

***

Kini giliran Yuri. “Kamu bisa menolak jika tidak siap.” Ucap Park pada Yuri.

“Aku ingin membantu.”

***

Nona Na makin terlihat sakit perut. Sedangkan Park tidak bisa melepaskan pandangannya dari Yuri.

***

“Ini bukan interogasi, jadi, jangan gugup.” Ucap Ibu Song.

“Ya.”

“Ha Yu Ri Sshi, kamu dibesarkan On Hye Sun sampai usiamu 28 tahun. Lalu, wakil presdir Ha pun terungkap sebagai ayahmu. Dan kini kamu tinggal dengan ayahmu. Ibumu sempat berada di ruang perawatan dan dia meninggal baru-baru ini. wakil presdir dan istrinya tidak punya anak. jadi, ketua Ha memintamu masuk ke pohon keluarga. Semua ini fakta yang mudah ketumukan di internet. Informasi yang kuinginkan dimulai dengan pertanyaan ini. apa yang kamu cari dari seorang pria?”

“Aku tidak tahu. Tidak yakin. Mungkin seseorang yang hangat dan baik.”

“Itulah yang akan dipikirkan On Yuri. Bukankah prioritasmu harus berubah setelah menjadi Ha Yuri? Izinkan aku bertanya lagi. Apa yang Ha Yuri cari dari seorang pria? Dalam hal pernikahan?”

Lanjut ke bagian 2klik di sini.