Sinopsis VIP Episode 28 Part 2

Sinopsis VIP Episode 28 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti hingga sejauh ini yaaa… terima kasih banget.

Nona Na makin kesakitan sambil memegang perutnya. Ia meringis-ringis, Park akan membawakan air.

Tapi Bambang malah berkata pada Park, “Biar aku saja. tidak melihat anda dahulu mungkin hal terbaik untuknya.”

***

Bambang memberikan pereda nyeri dan air pada Nona Na. Park hanya mentap kejadian ini. kejadian ini dilihat Yuri yang baru saja keluar dari ruangan.

Nyonya Song memberikan pengumuman. “Tolong kirimkan kontraknya, akan kuhubungi setelah membacanya.”

“Terima kasih.”

***

Yuri dan Park sudah pergi. Tapi Nona Na masuk ke ruangan Ibu Song.

“Apa mungkin kamu mengenal seseorang bernama Lee Su Jeong? Dia anggota VIP terbaik di pasaraya kami. Tapi basis data tidak memiliki informasi soal dia. Aku ingin tahu apakah kamu mengenalnya?”

“Dia pimpinan yayasan LN. Kamu tidak perlu mencemaskan dia lagi. Lagi pula, dia tidak akan bisa masuk ke Black Society.”

“Aku tidak mengerti maksudmu.”

“Dia wanita simpanan wakil presdir Ha Jae Woong.” Wkkwkwwkkw kena dehh.

“Apa?”

“Dia wanita simpanannya sejak lama. Bahkan istrinya pun tahu dan mengabaikannya.”

“Begitu rupanya.”

***

“Apa yang kamu pikirkan?” tanya Park saat di mobil bersama Yuri. Perhatian banget emang.

“Bukan apa-apa. Tidakkah menurutmu Sang Woo sangat baik kepada Nona Na? Mungkinkah Sang Woo menyukainya?”

“Aku tidak tahu.”

***

Sang Woo mengantarkan Nona Na ke klinik.

“Aku baik-baik saja. aku membaik setelah minum obat pereda nyeri.” Ucap Nona Na.

“Akan memburuk jika kamu membiarkannya.”

“Terima kasih Sang Woo Sshi. Karena sudah begitu perhatian.”

***

Sang Woo menunggui Nona Na yang diinfus. Nona Na kini mulai tahu kenapa Park langsung skip di bagian Nona Lee. Karena Park pasti tahu dia wanita simpanan ayahnya Yuri.

****

Yuri makan bersama keluarga besar Ha. Saat itu kakek meminta Yuri agar bisa menjaga diri. Yuri pun menyanggupinya.

Yuri pun pergi dahulu, ia bertemu dengan ayahnya. “Anda mau ikut denganku menemui ibuku di rumah abu? Anda juga tidak datang ke pemakamannya.”

“Mungkin aku harus menjelaskan ini. bagiku, ibumu, seseorang yang kukenal sesaat di usia 20an. Tidak lebih, tidak kurang. Setelah kamu pindah kemari, akan lebih baik untukmu untuk menyingkirkan semua hal yang mengingatkanmu akan ibumu.”

***

Yuri pun pulang dengan supir. Ibu tiri dan ayahnya bahkan tidak stu mobil. Satu-satu gitu guys.

Yuri dapat sms dari Park. “Selamat ulang tahun. Mari makan malam bersama.”

****

Sedangkan Na Jung Sun kembali dengan komunitas mogenya.

***

Yuri bergandengan keluar dari mobil di tempat parkir.

Seseorang di dalam mobil diam-diam memotret kebersamaan mereka.

***

Yuri dan Park makan bersama.

“Aku sangat menantikannya.” Ucap Yuri.

“Entah makanannya akan enak atau tidak.”

“Terima kasih.” Yuri mulai makan sup rumputnya. Ia tersenyum. “Ini enak.”

“Makanlah..”

“Aku belum pernah makan sup rumput laut buatan seseorang selama 10 tahun terakhir. Sejak awal ibuku di rumah sakit, aku tidak bisa meluangkan waktu untuk merayakan ulang tahunku. Terima kasih.”

Kini Yuri berdoa dan meniup lilin.

“Aku berharap kita berdua bisa merayaan ulang tahunku tahun depan. Ada tempat yang ingin kukunjungi.”

Lanjut ke bagian 3 yaaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!