Sinopsis VIP Episode 30 Part 2

Sinopsis VIP Episode 30 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang masih mengikuti sejauh ini yaaa..

Yuri akhirnya bertemu dengan Min Ki. “Maaf jika aku membuatmu tidak nyaman.”

“Tidak apa-apa.” Jawab Yuri.

“Kamu pasti merasa ini canggung. Bagiku juga agak canggung.”

“Aku agak terkejut. Karena kamu ingin menemuiku.”

“Kamu nampak berbeda. Saat kamu berada di acara seperti ini, terkadang rasanya seperti bicara memakai topeng tanpa menunjukkan jati diri kita. Tapi kupikir kamu akan berbeda. Karena itulah aku ingin bertemu denganmu. Bukankah sulit bekerja di industri seperti ini?”

“Tidak apa-apa.”

“Jika kamu haus, mau aku ambilkan minum?”

***

Min Ki memperkenalkan Yuri pada teman-temannya.

“Ini teman-temanku. Kami sudah saling mengenal sejak kecil. Sapa dia, ini Ha Yuri.”

“Senang bertemu denganmu. Aku banyak mendengar tentangmu.” Ucap salah satu perempuan.

“Duduklah.”

Yuri ikut gabung.

“Hyung kamu tidak bisa dihubungi.” Ucap temannya pada Min Ki. “Benar. Kamu membuat sedih.”

“Hentikan membahas itu.” Ucap Min Ki. “Tunggu, Yuri, apa kegiatanmu sabtu depan? Kami mengadakan pesta akhir tahun. Jika punya waktu, datanglah.”

“Tentu. Aku akan datang jika punya waktu.”

“Omong-omong, kakekmu baik-baik saja?” tanya salah satunya pada Yuri.

“Ya. Dia baik-baik saja.”

****

Istri Pak Ha ada bersama dengan Ibu Pimpinan Ha.

“kira-kira suamimu rapat apa ya? Konspirasi untuk menghancurkanku?” tanya Ibu Pimpinan.

“Tae Young, kamu pasti bersenang-senang dengan semua ini.”

Dan seorang perempuan dengan pakaian merah datang.

***

Karena pegal-pegal. Nona Na pergi ke lantai dua dan duduk-duduk. Ada Yuri mengikutinya. *saksinya Pak Cha yang melihat keduanya naik tangga dalam waktu bersamaan.

“Maaf mengganggumu saat sedang beristirahat. Aku ingin menanyakan sesuatu.”

***

Pak Cha langsung mendekati Park. Ia hanya berbisik.

Park langsung lari.

***

“Apa rencanamu mulai sekarang?” Yuri menunjukkan taringnya.

Nona Na malah mau pergi. Sudah dua langkah. Yuri meninggikan suaranya.

“Bisa tolong ceraikan saja dia? Lagi pula, hubungan kalian sudah berakhir. Jebbal… ceraikan dia.”

“Jangan ganggu aku dengan masalah ini. ini bukan urusanmu.” Nona Na pun pergi.

***

Di tangga, Nona Na bertemu dengan Park.

Tapi Park malah naik menemui Yuri.

“Nona Na tidak berniat menceraikanmu, bukan? Lalu kita harus bagaimana? Jika dia tidak menceraikanmu, bagaimana nasib kita?”

“Yuri ah…”

“Ayah menyuruhku ke LN. Kita bisa memulai dari awal di tempat asing. Tapi untuk itu, dia harus menceraikanmu.”

“Yuri, kita akan bicara nanti.”

“Kamu tidak keberatan dengan ini? kita bahkan tidak bisa bertemu dengan pantas. Kamu tidak masalah dengan itu? Aku tidak tahan lagi.”

****

Mina sangat senang karena dia mampu menjual perhiasan dengan baik.

Suaminya menyapanya. “Semua baik-baik saja?”

“Aku sudah dapat tujuh pesanan kalung.”

“Apa sesenang itu?”

“Aku merencanakan ini, memilih, serta memajang barang-barangnya, dan berhasil. Aku sangat senang…. kembalilah bekerja…”

***

Kemudian semua staf menyambut wakil presdir yang datang. Nggak ada kata-kata. Yang ada hanya orang-orang menunduk hormat.

***

“Ini total sumbangan malam ini.” Nona Na memberikannya pada Pimpinan Ha.

“Kamu melakukannya dengan baik. Seperti dugaanku, kamu memang hebat.”

***

Ibu Pimpinan memberikan sambutan.

“Aku memegang total sumbangan kalian. Ini akan diberikan ke yayasan LN untuk membantu anak-anak di negara dunia ketiga.”

*yayasan ini punya selingkuhannya wakil pimpinan Ha.

“Sambutlah pimpinan yayasan LN. Nona Lee Su Jeong.”

Perempuan berpakaian merah pun naik.

Park dan Pak Ha nampak terkejut.

Lanjut ke bagian 3 yaaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!