Sinopsis VIP Episode 31 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. dan telah sampailah kita pada saat yang berbahagia, karena ini adalah 2 episode terakhir. Kelarlah tugas saya. Terima kasih untuk yang mengikuti sejauh ini. kalian menemani saya di masa-masa sepi saya. Wkwkwk

Obrolan dihentikan. Ada perawat datang.

Saat Park menunggu di luar. Ha Yuri menelepon Park. “Bagaimana keadaan Nona Na?”

“Dia menjalani pengobatan dan kini sudah lebih baik.”

“Syukurlah. Kamu menginap di rumah sakit semalam?”

“Ya.”

“Kamu berangkat kerja hari ini?”

“Aku akan masuk siang ini.”

“Baik, sampai jumpa di kantor.”

“Tentu.”

****

Episode 16, akhir seseorang, awal seseorang…

Nona Na malah berangkat kerja.

“Haruskah anda kembali secepat ini? ini baru beberapa hari.” Ucap Sang Woo.

“Aku baik-baik saja.”

“Aku minta maaf. Itu salahku.” Ucap Sang Woo.

“Tidak, jadi, jangan konyol. Aku baik-baik saja.”

“Aku senang, kamu tidak luka serius.” Ucap Mina.

“Kamu baik-baik saja? kamu harus banyak beristirahat.” Ucap Hyun A.

“Apa sesuatu terjadi saat aku pergi?” tanya Nona Na.

“Kami disuruh tutup mulut agar tidak ada skandal. Pekerjaan ini terus membuatku muak.” Ucap Nona Kang.

***

Nona Na dipanggil Pimpinan Ha.

“Bagaimana keadaanmu?”

“Aku baik-baik saja.”

“Aku senang kamu baik-baik saja. aku tidak akan melupakan kerja kerasmu. Aku memintamu datang untuk mengatakan sesuatu. Dari yang kudengar, tentang hubungan Pak Park dan kakakku. Jika kamu bicara, akan lebih mudah membentuk opini publik. Bagaimana? Sejujurnya, itu juga keinginanmu.”

“Maaf, tapi aku enggan mengambil bagian dalam apapun yang melibatkan Park Sung Jun.”

“Benarkah? Kamu sudah memaafkannya? Kamu cukup murah hati.”

“Pembalasan seperti ini tiba-tiba terasa sia-sia.”

“Kalau begitu, bagaimana dengan ini… bagaimana jika aku ingin kamu memihakku, Nona Na. Kamu bilang itu keinginanmu. Ini kesempatanmu.”

“Jika anda ingin aku melakukan hal yang dilakukan Sung Jun, aku bukan orang yang tepat untuk anda. Aku akan berusaha sebaik mungkin di posisi ini.”

“Baiklah. Aku mengerti. Aku akan mengingatnya. Sayang sekali.  Jika istrinya mengungkap skandal suaminya, akan lebih efisien.”

****

Yuri bertemu dengan Park di lift. “Kamu nampak kelelahan.”

“Aku terlalu letih karena pekerjaan.”

“Sempatkanlah istirahat.”

“Ya.”

****

Kemudian munculah berita.

“Aku mengekpos hubungan terlarang antara Direktur Park dan Kepala Ha.”

Ada Nona Na di depan komputer. *masih belum tahu yaa siapa yang nyebarin.

***

“Apa dia akan baik-baik saja?” tanya Hyun A di kantor.

“Mereka menggali kuburannya sendiri. Ini bukan salah Nona Na.” Ucap Sang Woo.

“Aku tahu, tapi tetap saja…” mereka menatap Nona Na di ruangannya.

***

Yuri pun melihat ke monitor di tempatnya.

Orang-orang mulai melihatnya dengan pandangan.. wmmmm

Park juga sudah melihat beritanya.

***

Berita lainnya muncul.

“Wakil Pimpinan Ha dituduh memiliki 200.000 saham dengan nama pinjaman, untuk mendapatkan keuntungan dalam perebutan warisan. Dia membeli saham Pasaraya Sung Un atas nama para eksekutif di kantor dan simpanannya, Nona Lee.”

Wakil Pimpinan mematikan TV tersebut.

“Perselingkuhanmu sengaja diungkap bersama dengan berita ini.” Ucap Pak Ha. “Kamu masih belum bisa menghubungi Su Jeong?”

“Belum, Pak.”

“Sial…. Tae Young…”

***

Mina sedang makan siang bersama dengan Suaminya.

“Pak Park dan Ha Yuri? Kenapa? Ini tidak masuk akal. Kamu sudah tahu?”

“Akan sangat sulit bagi Nona Na. Jangan anggap itu sebagai gosip.”

“Ya. Kamu benar. Maka mungkin kamu tidak bisa berhenti dalam waktu dekat.”

“Ya. Kedengarannya agak sulit sekarang. Aku akan memberitahunya setelah semua ini berakhir.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.