Sinopsis VIP Episode 31 Part 2 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di link yang ini. terima kasih sudah mengikuti sejauh ini yaaa… terima kasih.

“Putuslah dengan Pak Park.” Ucap Pak Ha pada Yuri.

“Appaji…”

“Itu sebabnya aku memperingatkanmu!! Sudah kubilang jangan temui dia sampai dia bercerai! Jika kamu ingin memilihnya, silakan. Namun, kamu akan menjadi On Yuri lagi, bukan Ha Yuri.”

***

Hyun A mengobrol dengan Nona Na.

“Tadinya aku berniat untuk membongkar skandal itu. Aku berpikir untuk mengakhiri ini. meski aku tahu itu bisa melukaiku, aku ingin mengakhirinya. Tapi saat melalui jalan terkutuk itu, aku menemukan beberapa hal yang sebelumnya tidak aku tahu. Tapi seharusnya aku ketahui.”

“Kamu baik-baik saja?”

“Kukira aku akan merasa lega melihatnya jatuh terpuruk. Tapi ternyata tidak begitu. Aku tidak tahu apa atau siapa yang bisa kumarahi.”

***

Pak Bae memaksa masuk ke ruangan Pimpinan Ha.

“Aku tidak bisa menghubungimu, jadi, aku datang untuk menyanyakan apa yang kamu janjikan.”

“Apa aku berjanji kepadamu?” tanya Pimpinan.

“Kamu bilang akan membantuku mencari posisi di cabang LN setelah aku membocorkannya.”

“Ah iatu? Kamu hanya bilang kamu berharap itu bisa terjadi. Kurasa aku tidak menyetujuinya.”

“Kamu bilang akan terus mengawasi.”

“Ya. Seperti yang kamu bilang. Aku akan terus mengawasi.”

“Bu Ha!!!!!”

“Kenapa kamu berteriak padaku? Kurasa tidak ada hal lain yang tidak perlu kita bahas.”

“Bu Ha. Kini hidupku terpuruk. Ini tidak akan membantumu.”

“Beraninya orang sepertimu mengancamku. Kamu ingin tahu seperti apa sebenarnya kehancuran itu?”

Petugas keamanan pun membawa Pak Bae.

***

Park mengajak Nona Na bicara. Saat itu, Yuri juga tahu.

“Kamu baik-baik saja?” tanya Park.

“Ya.”

“Maafkan aku. Aku sudah menyusahkanmu.”

“Kamu sudah siap menghadapi semua ini saat pertama kali memulainya?” tanya Nona Na. “Aku penasaran apakah semua yang kamu lakukan sepadan.”

***

Na Jung Sun membereskan barang-barang dan memasukkan ke dalam kotak.

***

Cha minum-minum lagi bareng Park.

“Kamu baik-baik saja?” tanya Cha. “Ah mana mungkin kamu baik-baik saja. aku tidak akan melindungimu.”

“Aku ingin berhasil. Aku ingin terbang tinggi. Aku pria yang tidak punya apa-apa, hanya itu yang kudapatakan setelah bekerja keras. kurasa aku ingin menunjukkan kepada Jung Sun dan semua orang. Aku harus membuat pilihan yang sangat sulit. Jadi, aku memilih sesuatu, berpikir itu cukup bagus, tapi akhirnya aku terlalu jauh. Saat akhirnya sadar, aku sudah begitu jauh hingga tidak bisa kembali. Aku senang ini terjadi. Setidaknya aku bisa berhenti di sini.”

***

Yuri mengsms Park.

“Maukah kamu mengajariku menyetir besok?”

***

Na Jung Sun jalan-jalan dan melihat pemandangan. Ia melihat sungai dan air terjun. Ia pun nampak menelepon Ibunya.

***

Yuri belajar naik mobil di lapangan. Ia temani Park.

***

“Udara di sini bersih dan segar. Tidak ada banyak orang, lagi pula, tempat ramai membuat stres.” Ucap Ibunya Na Jung Sun. Cuyyy… pemandangannya bagus gitu. “Kenapa kamu ke Yeoncehon?”

“Aku sedang bepergian. Aku ingin menjernihkan pikiranku.”

“Bagaimana kamu tahu ibu di sini?”

“Ayah memberi tahu.”

“Ibu mendengar tentang Sung Jun. Darah ibu mendidih di nadi saat mendengarnya. Mereka bilang jangan percaya pada pria, tapi ibu percaya pada Park Sung Jun. Ibu seharusnya tidak begitu. Ibu yakin dia menyesali perbuatannya. Ibu juga punya penyesalan. Aku yakin begitu.”

“Bagaimana dengan kesehatan ibu?”

“Aku baik-baik saja. sudah kubilang, orang sepertiku bisa hidup lebih lama.

Ibu Jung Sun pun memberi anaknya sesuatu. Keduanya sama-sama minta maaf. Kemudian Na Jung Sun pergi dengan berkaca-kaca,

Lanjut ke bagian 3 klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!