Sinopsis VIP Episode 32 Part 1 (Final) – Dan telah sampailah kita pada episode akhir… seperti biasanya, kamu bisa lihat episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk yang sejauh ini sudah mengikuti yaaa..

Ketua Ha bicara pada tiga anaknya, “Segera putuskan bahwa Jae Woong mundur dari posisi eksekutifnya. Pergilah ke LN dan jernihkan pikiranmu. Tae Young akan mengelola perusahaan. Kamu juga harus berhati-hati, dan jangan bergaul dengan orang seperti Bae Do Il. Memilih bawahan yang tepat juga tugas administrator.”

“Ya ayah.” Ucap yang kerjanya di pemasaran. Yang dulu bosnya Pak Bae.

“Aku akan mengurus semua keributan saat ini, jadi, jangan terlalu khawatir.” Ucap Ibu Ha.

“Tentu saja”

***

Park menghadap wakil presdir Ha Jae Woong.

“Kukira aku hampir berhasil.” Ucap Pak Ha. “Aku akan memindahkanmu, jadi, carilah udara segar. Kita anggap ini istirahat sebelum sprint berakhir.”

“Aku mengagumi Anda, Pak. Aku ingin mengerjakan semua proyek yang Anda tugaskan padaku dengan baik. Mungkin itu sebabnya aku tidak pernah mengatakan apa pun untuk memperbaiki cara Anda padahal seharusnya kulakukan itu. Kurasa sudah waktunya aku berhenti. Anda memberiku kesempatan dan aku yang memutuskan sendiri. Jadi, aku akan bertanggung jawab penuh atas seluruh konsekuensinya. Terima kasih telah memercayaiku sampai saat ini.”

Park pamit pergi. Tumben dialognya panjang aja.

***

Saat Park berkemas di kantornya. Nona Na mengirimkan sms bahwa dia sudah mengemasi barang-barang Park.

***

Di rumah Mina, suami dan dua anaknya memberikan penghargaan pada Song Mina atas penghargaan pegawai terbaik. Acaranya udah kayak Seri itu Crash Landing on You. Wkwkwkw, yang ngasih penghargaan.

“Kapan kamu menyiapkan ini?” tanya Mina.

“Ah ini bukan apa-apa.”

“Selagi kita membahasnya, aku takut kamu berhenti sungguhan. Aku meminta cuti merawat anak hari ini.”

“Apa?” Mina agak teriak.

“Jadi, kamu tidak boleh berhenti. Aku tahu kamu masih ingin memperbaiki karirmu. Jika menyerah sekarang, kamu pasti akan menyesal. Kamu bisa menyerah suatu hari, tapi sekarang bukan saatnya.”

“Tapi…”

“Kamu selalu berkorban untuk kami, jadi, biarkan aku melakukannya kali ini.”

“Kamu baik-baik saja?”

“Mereka bisa bilang apa kepadaku soal cuti merawat anak sementara itu dilindungi oleh hukum. Bosku memang berteriak sedikit, tapi itu bukan masalah. Semuanya sudah terlanjur, jadi, tidak ada jalan kembali. Aku mendapatkan pengalaman, jadi, bekerjalah tanpa khawatir dan serahkan anak-anak kepadaku.”

“Gumawo…”

“Dapatkan uang yang banyak untuk kami.” Wkwkwkkwkw mereka pun saling memeluk.

“Tapi ada yang ingin kukatakan lagi. Kita akan punya anak lelaki lagi.” Dan wkwkwkkw Suami Mina lemes gitu.

Anak-anak berkata. “Semoga berhasil.”

***

Hyun A dan Cha ngobrol di atap.

“Aku sudah kenal Sung Jun sejak kami kuliah, jadi, kupikir aku sudah mengenalnya dengan baik. Sejujurnya, aku terkejut. Pasti lebih buruk bagi Jung Sun. Tadinya aku merasa lebih baik tidak mengungkap rahasia terdalam kita, tapi itu hanya akan melukai kedua belah pihak.”

“Sebagian besar rahasia hanya menyakiti orang lain. Kukira itu aku ingin kamu jujur tentang segala hal kepadaku. Kamu bisa memberitahu apapun.”

“Kamu sendiri? Yakin bisa mengungkapkan keburukanmu?”

“Beratku 100 kg saat kuliah. Tubuhku bisa begini melalui program penurunan berat badan ekstrim. Sekaramh giliranmu, ceritakanlah.”

“Kamu yakin tidak terkejut?” tanya Hyun A.

“Yakin.”

“Aku juga begitu.”

“Sungguh? Tidak mungkin.” Teriak Cha. Keduanya sama-sama tersenyum dan tertawa. Wkwkkw.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini yaaa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!