Sinopsis VIP Episode 32 Part 2 (Final)

Sinopsis VIP Episode 32 Part 2 (Final) – Dan telah sampailah kita pada episode akhir… seperti biasanya, kamu bisa lihat episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk yang sejauh ini sudah mengikuti yaaa..

Park pergi ke rumah Nona Na. “Ini surat perceraian kita.” Nona Na memberikan dokumen. “Sudah kutanda-tangani. Ibumu memberitahuku tentang kisah ayahmu. Kukira aku mengenalmu dengan baik, tapi sepertinya tidak. Begini, impian masa kecilku, memiliki suami penyayang dan menjadi istri penyayang, lalu memiliki anak-anak yang kita sayang. Agar tidak ada anggota keluarga yang kesepian. Kamu bilang memimpikan kita bergandengan tangan dan menua bersama saat kali pertama kita bertemu. Aku juga merasa seperti itu. Kukira aku bisa membuat keluarga seperti itu bersamamu. Mungkin itu sebabnya aku makin menyukaimu. Tapi mungkin, aku hanya ingin melihat bagian dirimu yang ingin kulihat. Apakah kita pernah sungguh saling memahami saat bersama?”

“Kamu sudah menjadi bagian diriku.”

“Kenapa kamu tidak memberitahuku? Setidaknya beri kesempatan bagiku untuk memahami.”

“Jika aku memberitahumu, kamu akan berusaha memahami, kamu akan berusaha menerimaku sebisamu. Tapi aku tidak bisa melakukan itu. Aku sudah tahu bagaimana ibu kandungmu menyakitimu. Aku tidak sanggup memberitahumu bahwa kami adalah orang yang menyakiti keluarga lain dengan cara yang sama. Jika aku jujur padamu, tentang keluargaku, jika aku berdiskusi denganmu saat Pak Ha memberikan tawaran itu, semua akan berbeda. Itulah yang kusesali. Meski kita tidak pernah memutar balikan waktu.”

“Kamu orang yang paling berharga bagiku. Selama 10 tahun terakhir. Itu sebabnya aku tidak bisa memaafkanmu. Aku sangat membencimu, tapi saat ibumu mengungkitnya, aku tidak percaya betapa itu membuatku sedih. Kukira kita berdua sudah ada dalam kesulitan hanya agar aku membencimu. Mari kita hentikan. Kukira sudah sepantasnya begitu.”

“Jung Sun Ah, kamu sungguh berharap kamu baik-baik saja. aku sungguh-sungguh.”

“Selamat tinggal.” Jung Sun pergi ke kamarnya

***

Park mengecek barang-barangnya di dalam kardus. Ia menemukan kamera lama dan mengambil filmnya.

***

Giliran Pak Ha dan istrinya.

“ayah tidak membutuhkanmu lagi jika kamu bukan wakil presdir. Dia memberiku izin untuk menceraikanmu.”

“Myung Eun…”

“Kini semua terserah padaku soal akan menceraikanmu atau tidak.”

“Myung Eun Ah… jebbal… kamu satu-satunya yang tersisa di sisiku.”

“Akhirnya, akulah satu-satunya yang tersisa. Aku akan mengawasi seberapa hebat dirimu. Kali ini, sebaiknya kamu meningkatkan permainanmu.”

***

Pengumuman personalia muncul.

Park Sung Jun diberhentikan.

Ha Yuri diberhentikan.

“Semua orang yang memilih Pak Ha sudah pergi. Tim Prestice juga sudah dibubarkan.” Ucap Nona Kang. “Bu Pimpinan benar-benar mengubah seluruh organisasi. Sekeras apapun kita berusaha, kita hanya dipermainkan para eksekutif. Aku penasaran apakah Jung Sun baik-baik saja.”

***

Jung Sun kembali ketemu Pimpinan Ha.

“Kurasa situasinya hampir selesai. Bagaimana? Kamu menyukainya?” tanya Pimpinan. “Tidak masalah jika kamu suka. Setelah sesuatu berakhir, kamu dan aku harus memulai awal yang baru.”

“Ya. Kita harus melakukannya.”

“Kini Pak Park adalah seseorang yang jelas bisa kumaafkan. Aku tahu bahwa kamu tidak seperti dia. Tapi perusahaan dan aku butuh seseorang yang kompeten. Seperti katamu, tolong terus lakukan yang terbaik di posisimu saat ini.”

“Ya.”

***

Nona Na terus bekerja.

Sang Woo bertanya. “Apakah anda baik-baik saja? anda orang yang kuat. Ini semua akan berlalu. Anda akan baik-baik saja.”

“Terima kasih Sang Woo.”

“Aku berharap bisa segera melihat anda tersenyum lagi. Aku sungguh menghormati anda.” Sang Woo pun memberikan love kecil di tangannya.

Lanjut ke bagian 3 yaa… klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!