Sinospis Mother of Mine Episode 53 Part 1

Sinospis Mother of Mine Episode 53 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah sabar nungguin sinopsis yaa.

Pimpinan Han membawakan seseorang untuk menjemput Emak dan membawanya untuk bertemu. Emak dengan pakaian terbaiknya datang ke rumah Han Tae Joo. Emak yang biasa tampil sederhana pun tampak kikuk.

“Kamu ibunya Mi Ri? Aku ayahnya Han Tae Joo.” Pimpinan bahkan melihat penampilan emak dari bawah ke atas. “Aku akan langsung saja. Aku mau bicara soal pernikahan anak kita denganmu. Maaf langsung mengatakan ini pada pertemuan pertama kita. Putraku yang bodoh, mempertaruhkan nyawanya demi kamu.”

“Ahh begitu rupanya.”

“Aku sudah bilang dia harus sadar, tapi dia tidak pernah mendengarkan. Aku cukup paham dia muda untuk dibutakan cinta dan kehilangan kendali diri. Tapi aku tidak tahu apa yang amat dia suka dari putrimu. Dia cemas ingin menikahi putrimu. Aku bisa bilang apa? Orang tua tidak bisa membujuk anak yang sudah bertekad. Dia amat ingin menikahi putrimu. Aku tidak punya pilihan lain. Itulah alasanku memintamu datang.”

“Ya.”

“Apa kamu mengelola restoran sup tulang sapi sejak lama?  Sudah lebih dari 30 tahun?”

“Ya.”

“Pasti berat bagimu kehilangan suami, dan membesarkan tiga putri, dan mengelola restoran pada saat yang bersamaan. Btw, kalau putrimu menikah dengan putraku, kamu tidak perlu khawatir soal biaya hidup mulai nanti. Intinya kamu bisa menutup resto dan menikmati sisa hidupmu.”

***

Mi Ri sendiri datang ke rumah In Sook.

“Kenapa pimpinan menemuimu?”

“Pimpinan menyuruhku menikahi Tae Ju.”

“Jadi apa yang kamu lakukan? Apa kamu menolaknya?”

“Tidak.”

“Kenapa? Kamu seharusnya langsung menolak dan pergi dari sana.”

“Aku tidak sempat. Katanya itu perintah. Kukira anda percaya diri, kini kita harus bagaimana? Bagaimana sekarang? Aku tidak tahan lagi dengan ini. akan kubeberkan kebenarannya.”

“Tidak. Sudah kubilang. Tamat riwayat kita jika kamu melakukan itu.”

“Lantas, haruskah aku menikahinya? Haruskah aku menikah dengannya?”

“Tolak saja. Tolak dan tinggalkan Grup Hansung. Itu akan menuntaskan masalah.”

“Jika aku menolaknya, bisakah anda menghindari kecemasan anda selamanya? Anda tidak menduga pimpinan merestui kami bukan?”

“Beri Ibu waktu, Ibu akan menemui Pimpinan.”

“Kita tidak punya waktu, aku akan memberikan segalanya untuk Tae Ju.”

“Kang Seung Yeon, kamu… ibu tidak tahan dengan sikap kenakak-kanakanmu. Bepikirlah bijak. Pikirkan yang paling menguntungkan. Diamlah. Ibu akan mengurusnya.” In Sook pun pergi.

****

Kembali ke emak dan pimpinan.

“Kenapa kamu tidak bilang apa-apa?” Tanya Pimpinan. “Kamu butuh waktu untuk berpikir? Aku meragukan itu.”

“Permisi aku mau mengangkat telepon.”

Emak langsung mengangkat telepon dan berteriak. “KENAPAAAA?”

Ternyata dari paman yang menelepon. Pokoknya Emak sama sekali tidak mengubah sikapnya yang doyan ngomel kemudian menutup telepon dengan kasar.

“Ayo kembali ke topik. Aku tidak begitu berniat menikahkan putriku dengan putramu.”

“Apa?”

“Dia tidak terlalu tertarik menikah. Dia juga tidak tergila-gila dengan putramu. Tapi putramu yang begitu. Kurasa aku tidak sebaiknya memaksanya menikah.” Wkwkwkwkwk suka nih.

“Bukan itu masalahnya.”

“Lantas. Apa masalahnya? Opini merekalah yang penting jika terkait dengan pernikahan. Apalagi yang penting? Latar belakang keluarga? Biaya hidup? Biar kukatakan ini selagi membahasnya. Kami tidak bermasalah secara keuangan. Kami tidak perlu makan 10x. Cuma 3x. Walaupun begitu, putramu yang ingin menikahi putriku. Intinya, kamu yang butuh. Kami tidak.” Wkwkwkkw suka lagi nih anjay emak yang begini. “kamu memanggiku kemari, tapi bicara soal kesejahteraan keluarga kami. Apa kami pernah memintamu mengurus kesejahteraan kami? Kamu menyuruhku menikahkan putriku atau menjualnya ke keluarga ini? putramu baik, tapi ayahnya agak… aigooo…”

Ayah tae jo ngakak anjay.

“Putrimu mirip denganmu.”

“Tentu saja. Dia putriku. Sudah jelas menuruniku.”

“Maaf jika kamu tersinggung oleh permintaanku yang mendadak untuk mengunjungiku. Serta aku minta maaf jika ada yang mengganggumu selama perbincangan kita. Aku kasar karena pebisnis. Tapi aku andal menilai orang. Sejujurnya, aku sangat menyukai putrimu. Kenapa kamu tidak menikahkan dia dengan putraku? Ayo kita adakan pernikahan bulan ini. bagaimana?”

“Apa?”

Kemudian Tae Joo tbtb masuk. “Appa ji… ommoniee… maaf, aku tidak tahu ibu datang.”

Kemudian perbincangan dengan emak selesai.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *