Sinospis Mother of Mine Episode 56

Sinospis Mother of Mine Episode 56  – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa… terima kasih yaaahh guys.

Tae Ju menemui In Sook. “Ini soal Ibu Kang. Dia sudah pergi.” Ucap In Sook. “Dia ingin istirahat, dia bilang ini berhenti dan istirahat.”

“Dia sudah menyerahkan surat pengunduran diri?”

“Jangan terkejut. Jangan pula berniat mengejar dia. Dia sangat kompeten dan cerdas. Ke mana pun pergi, dia pasti baik-baik saja.”

“Ommoniee….”

“Dia sudah menderita. Kamu mau menyakiti dia sejauh apa?”

“Ibu memecatnya?”

“Tidak. Itu keputusannya sendiri. Dia pergi karena tidak mau melukaimu lagi.”

“Jangan berbohong.”

“Relakan dia.”

“Jujurlah padaku. Ada apa diantara kalian? Kemarin Bu Kang bilang ada yang harus dia katakan kepadaku. Kupikir dia ingin mengatakan sesuatu yang tidak ingin kudengar. Jadi, aku mengalihkan topik. Tapi kini aku menyesalinya. Seharusnya aku mendengarkan yang hendak dia katakan. Ibu tahu hal apa yang ingin dia katakan?”

“Tae Ju. Mari kita hentikan. Mi Ri pantas mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dia akan menderita jika dia kembali.”

“Jangan bertele-tele.”

“Itu saja. Kumohon Tae Ju ya.”

“akan kutanyakan sendiri hal apa yang ingin dia katakan kepadaku.”

***

Di sisi lain, adik Tae Ju dan ibu tirinya datang.

***

Woo Jin membawakan minum untuk Mi Hye. “Maaf.”

“Apa?”

“Kurasa aku sudah meremehkan ketulusanmu. Kupikir perasanmu hanya sementara. Jadi, aku mengentengkannya dan bersikap kasar. Tapi kemarin aku terkejut. Saat menyadari perasaan tulusmu.”

“Ya.”

“Maaf aku mengabaikan ketulusanmu. Aku minta maaf. Tapi tidak ada yang berubah. Kamu tahu itu, bukan? Aku tidak akan mengabaikan atau berpura-pura tidak tahu soal perasaanmu kepadaku. Selain itu, aku tidak akan memperlakukanmu seperti anak kecil. Jadi, sebagai orang dewasa, kuharap kamu bertanggung jawab dan segera melupakanku. Mengerti?”

“Kamu tahu hal itu butuh waktu, bukan?”

“Ya.”

“Aku akan pulang sekarang. Keluargaku akan mengadakan pesta hari ini. kamu mau ikut?”

“Pulanglah.”

Saat turun pulang, Mi Hye malah melarang Jae Bum turun karena Jae Bum harus mengubah penampilannya dan nggak gendut lagi.

****

Ibu Tae Ho merayu Pimpinan bahwa yang ada di foto tidak benar. Usai merayu Pimpinan, Ibu Tae Ho bertemu dengan In Sook.

“Tampaknya kamu masih tidak bisa memperlakukanku dengan sopan.” Ucap Ibu Tae Ho, kemudian ia tbtb menampar In Sook.

“Apa-apaan kamu?”

“Kamu membuntutiku, lalu mengadu ke suamiku. Kenapa? Kenapa memberitahukan hal yang tidak benar?”

“Aku hanya mengikuti perintah Pimpinan.”

“Hanya karena dia menyuruhmu…kamu sungguh akan bersikap begini? kita ini sama saja. Jangan bersikap sok berbeda. Kita masuk ke keluarga ini dengan tujuan yang sama. Perbedaannya adalah aku darah muda, dan kamu tua bangka. Bukankah begitu?”

“Kakak Ipar Hye Mi.”

“Baru-baru ini, adikmu berulah di Malaysia. Dia percaya ucapan warga lokal dan berinvestasi di suatu perusahaan. Tapi akhirnya rugi besar. Kudengar, Presidir Song dari Hansung Con. Langsung mendatangimu. Tapi tinggal masalah waktu sebelum suamiku mengetahuinya. Lantas, kenapa hanya saudara-saudaraku yang dipecat? Adikmu bagaimana?”

“Hyung Nim.”

“Buatkan aku makanan. Aku lapar.  Mari lihat kemampuan memasakmu setelah sekian lama. Kenapa? Kamu tidak mau? Sebaiknya jangan begitu. Lantas, aku tidak akan mengadukan ke suamiku nanti malam. Jadi, masak sana.”

***

Sedangkan di rumah Emak. Mereka semua makan-makan. Emak bahkan menyumpahi bahwa Han Sung dan In Sook akan bangkrut.

***

Jin Soo seperti biasa sedang di kamar sewaannya. Ia sibuk menonton bola.

Dan saat Jin Soo keluar motel, tiga rekan Mi Sun di kantor menemukan Jin Soo baru keluar dari motel.

****

Masih penasaran, Tae Joo menemui Mi Ri di rumahnya. “Tae Ju, kamu tahu aku mencintaimu, bukan? Aku juga tahu betapa tulusnya perasaanmu. Tapi, kukira aku tidak bisa menikahimu. Keluargaku lebih penting darimu. Aku tidak akan menikahi keluarga kaya. Aku tidak ingin dibatasi. Aku hanya ingin hidup sederhana dan bahagia dengan keluargaku.”

“Aku paham itu. Oleh karenanya aku ingin menikahimu.”

“Jika kamu bersamaku, kebahagianmu akan lenyap.”

“Kenapa kamu tidak bilang kamu membenciku saja? Apa maksud semua ucapanmu.”

“Intinya aku tidak bisa menikahimu. Jadi, kamu harus pulang dan kembali pada keluargaku, dan aku kembali pada keluargaku.”

***

In Sook sendiri, di keluarga Han, nampak seperti seorang pembantu. Ia melayani makan Pimpinan, anaknya, dan istrinya.

Kemudian Tae Ju pulang melihat semuanya.

“Kenapa Ibu yang menyajikan makanannya?”

“Aku memintanya.” Ucap Ibu Tae Ho. “Kenapa? Ada yang salah? Tae Ho ingin memakannya. Lalu bagaimana? Kamu tahu aku tidak bisa memasak. Tapi In Suk andal memasak.”

“Kami punya ahjumma.”

Tae Joo pun membawa In Sook.

***

In Sook menangis. “Ommonie, maafkan aku. Mulai sekarang jangan lakukan itu lagi meski dia atau ayah yang meminta. Jika begitu, aku tidak akan tinggal diam. Ibu satu-satunya keluargaku.”

“Tae Ju, kamu yakin bisa melindungi ibu apa yang terjadi.”

“Tentu saja.”

“Bisakah kamu berjanji pada Ibu? Ada sesuatu yang harus kukatakan, kamu dengarkan aku baik-baik.”

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Komentar dulu…

Sekarang saya paham dulu In Sook bilang dia lebih sering memasak pada mulanya. Saya mulai mengerti kenapa In Sook bilang Mi Ri jangan hidup seperti dirinya. Saya mulai paham kenapa Tae Ju adalah anak In Sook.

Sekeras itu hidup yang dijalani In Sook. Ada ongkos yang begitu malah ia bayar demi masuk keluarga Chaebol dan meninggalkan anaknya.

Dunno why, hidup sederhana bersama keluarga kok lebih mendamaikan yaa.

Mana Ibu Tiri Tae Joo parah banget sikapnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *