Ulasan Drama Jepang Alice in Borderland (2020)

Ulasan Drama Jepang Alice in Borderland (2020) – Ketika drama ini muncul di Netflix sebanyak 8 episode. Saya langsung masukkan kedalam daftar yang akan saya tonton. Kemudian, saat ada waktu luang, nontonlah saya sama dramanya. Nggak panjang, hanya 8 episode saja.

Apakah bagus???

Ternyata seru guys. Ceritanya tentang apa? ayoo baca ulasannya sampai habis.

Alice in Borderland adalah drama jepang hasil adaptasi dari komik. Saya ambil infonya dari wikipedia ya.

Alice in Borderland adalah sebuah seri manga shōnen suspen Jepang karya Haro Aso. Karya tersebut diserialisasikan oleh Shogakukan pada majalah Weekly Shonen Sunday S. Karya tersebut diadaptasi ke dalam seri animasi video asli.

Nahh Netflix bikinlah dramanya. Sebuah kisah tentang anak-anak muda yang masuk dalam dunia game dimana tidak ada orang lagi kecuali para pemain gamenya. Profilnya sebagai berikut, saya ambil dari asianwiki ya.

Ryohei Arisu diperankan oleh Kento Yamazaki, dia adalah seorang pengangguran yang kerjaannya adalah main game melulu. Sebenarnya dari keluarga yang cukup berada. Dia kesal dan kabur dari rumah menemui dua teman baiknya.

Teman dari Arisu juga sedang dalam masalah juga, ada yang baru dipecat dari pekerjannya di bar. Dan juga ada yang baru bolos dari pekerjannya. Iseng-isenglah mereka main-main di tengah jalan sampai bikin macet.

Ketika dikejar polisi, mereka bertiga masuk ke dalam ruang bawah tanah dan masuk ke toilet umum. Mendadak listrik mati, ketika mereka keluar dari tempat persembunyian, orang-orang sudah pada nggak ada.

Ternyata ketiga sahabat ini masuk ke dalam dunia game.

Satu persatu game mereka mainkan dengan banyak genre, ada yang mengoyak hati, ada juga yang berhubungan dengan fisik (biasanya lari-lari atau menghindari dari tembakkan).

Satu persatu teman gugur dan menyisakan Arisu. Arisu bertemu dengan teman main game lainnya dan ternyata ada sekelompok orang yang mengkoordinasi para pemain demi memenangkan game.

Siapakah yang menang di episode 8?

Saya nggak mau spoiler.

Komentar Ulasan Drama Jepang Alice in Borderland (2020)

Bagi saya, menemukan drama jepang yang asyik itu selalu punya magnetnya tersendiri. Di sini, saya lagi-lagi terperangah sama arsitekur dari kota jepang, yang meliuk jalannya, bersih, rapi dan bisa dibilang cukup indah.

Nonton drama jepang itu selalu menimbulkan keinginan ke jepang. Beda lho, nonton drama korea nggak selalu begini.

Episode satu dan dua. Saya tonton sekaligus dan okelah. Saya mau nonton sampai akhir. Kemudian bergulir dua hari kemudian sampai selesai. Tiga hari nonton drama jepang Alice in Borderland, seru juga. Apalagi di episode tambahan masuk beberapa karakter baru dan licik dan kuat.

Sepanjang 8 episode nonton, saya nggak merasa drama ini sulit dicerna meski endingnya bagi saya nggak terlalu “wah”. Karena setelah dipikir logisnya agak susah diterima saja. Tapi ya sudahlah.

Saya menikmati manusia yang menjadi perananan dalam game dalam series ini. Ketika lari-lari, bener-bener manusia yang lari, menghindar dari tembakkan, atau memikirkan bagaimana caranya keluar dari gedung.

Untuk adegan nananina juga nggak terlalu gimana-gimana karena fokusnya tidak di bagian itu.

Pokoknya saya menikmati banget.

Sampai di episode 8. Saya merasa belum ada bagian-bagian yang menjelaskan bagian lainnya. So, saya butuh musim kedua banget untuk menuntaskan rasa penasaran saya.

Alice in Borderland ini kece banget. Sudut pandang jepang yang diambilnya oke, ide ceritanya oke, para pemainnya juga oke.

Sayang sekali untuk dilewatkan.

Saya rekomendasikan banget pokoknya ke kalian. Nontonnya dimana?

Di Netflix guys.

Terima kasih telah membaca di besokpagi.com ya.

Previous Post

No more post

Next Post

No more post

4 Comments

  1. Versi netflix ini benernya lumayan bisa ngejelasin beberapa bagian di manga yang gak terlalu jelas. Termasuk bagian game Witch Hunt di episode 8. Cuman karena secara keseluruhan lumayan banyak yang diubah dari versi aslinya, feel / emosinya jadi gak sekuat di manga.

    1. Oke terima kasih kak, saya bukan pembaca di manganya. Tapi secara keseluruhan saya menikmati banget.

  2. Hihi mulai merambah ke negara lain akhirnyaa. Saya request review boleh kah min? Film Jepang Chihayafuru (ada 3 season, semua bagus!), genrenya masih di seputar anak sekolah, tapi saya rekomendasikan banget karena ceritanya manis, nggak menye, ada hal baru yaitu olahraga karuta, dan persahabatannya dapet banget deh. Ini film yang paling long lasting bikin saya mimpi pengen ke Jepang sana XD, dan kalo lagi sedih, begitu inget film ini jadi semangat lagi. Sayangnya kurang tau sih bisa streaming legal di mana, tapi di web terlarang kayak moviegan saya lihat sih masih ada hehehe. Terima kasih min 😀

    1. akutu kalau nonton di tempat legal lebih nyaman aja. tapi saya catat. terima kasih rekomendasinya. btw, kalau jdrama di Netflix saya cukup sering nonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!