Ulasan Film Orang Kaya Baru (2019) Bagaimana Rasanya Jadi Orang Kaya?

Ulasan Film Orang Kaya Baru (2019) Bagaimana Rasanya Jadi Orang Kaya?

Ulasan Film Orang Kaya Baru (2019) Bagaimana Rasanya Jadi Orang Kaya? – Sempat ada keraguan kenapa mau nulis ulasan film yang sudah lama berlalu. Tapi setelah dipikir kembali, kenapa tidak? Bahkan saya bisa mengulas film korea yang muncul di tahun 2003 di masa kini. Kenapa tidak saya lakukan sebagai hal yang wajar?

Profil Film Orang Kaya Baru (2019)

Film Orang Kaya Baru pertama kali rilis tahun 2019, tepatnya pada 24 januari. Dengan sutradara Ody C. Harahap dan produsernya adalah Sukhdev Singh, Wicky V, dan Olindo. Diproduksi oleh perusahaan film Screenplay Films dan Legacy Pictures.

Sinopsis dan Pemain Film Orang Kaya Baru (2019)

Bapak yang memerankan Lukman Sardi adalah Bapak yang sederhana. Ia punya istri yang diperankan oleh Cut Mini Theo. Ada 3 anak yang mereka miliki bernama Duta (Derby Romero), Tika (Raline Shah), dan Dodi (Fatih Unru).

Keluarga mereka sangat sederhana. Bapak konon kerja di bengkel. Namun mereka sekolah di tempat yang bagus atas keinginan Bapak. Dua anak masih kuliah, sedangkan yang bungsu masih SMP.

Bapak meninggal tanpa sakit. Kemudian tak lama, pengacara Bapak datang dan menunjukkan video Bapak yang mengatakan bahwa Bapak punya sejumlah uang. Nilainya fantastis untuk kehidupan mereka. Milyaran rupiah.

Dengan semangat kalap menghabiskan uang, 4 anggota keluarga ini belanja terus menerus dengan tidak bijak. Mereka membeli barang yang selama ini hanya jadi barang impian mereka.

Komentar Film Orang Kaya Baru (2019)

Bagi saya film ini seperti membaca fenomena. Jika tidak ada ilmu tentang bagaimana menghabiskan uang dengan bijak. Maka siap-siaplah. Karena uang bisa menyelamatkan sekaligus membunuh yang memiliki atau tidak memilikinya.

Saya nggak tahu rasanya menjadi kaya.

Barang termahal yang pernah saya beli adalah gelang dengan harga 5 jutaan, kemudian dengan malangnya, gelang itu digadaikan oleh Ibu saya. Jangka waktu gelang itu ada di tangan saya dan gelang itu hingga saat ini masih ada di pegadaian adalah waktu yang bisa dibilang sangat kontras.

Sesaat bersama saya. Terlalu lama di pegadaian hingga detik ini. Mengingatnya membuat saya pilu.

Ada pertanyaan yang kadang saya tanyakan kepada diri saya sendiri. Akan seperti apakah jika ada orang entah siapa memberikan saya uang milyaran. Hidup macam apa yang akan saya jalani.

Saya tidak tahu. Karena hal itu belum pernah terjadi dalam hidup saya atau barangkali tidak pernah.

Saya hanya berandai-andai, mungkin jika hal itu terjadi. Saya akan sulit “pergi” dari kehidupan saya yang biasa. Misalnya, saya masih milih jajan ketoprak 10k dibandingkan jajan nori rumput laut meski saya sangat suka.

Mungkin juga saya masih akan selalu makan indomie di beberapa kesempatan, tentu saja dengan ditambah nasi.

Yah, hidup miskin bagi saya sudah seperti jalan hidup yang terlalu akrab. Jadi, malah aneh kayaknya membeli barang dengan harga mahal jika ada pilihan yang lebih murah.

Kenapa saya bilang fenomena?

Karena kebanyakan orang akan kalap ketika punya banyak uang. Seperti balas dendam, uang itu akan digunakan untuk menumpas habis keinginan saat hidup sederhana.

Film yang lucu.

Punya pesan tersendiri akan uang. Memberikan pelajaran bagus, bahwa atau tidak adanya uang, kita memang harus punya ilmu untuk itu.

Salah satu film Indonesia yang menyenangkan.

Nah gitu deh, dibandingkan film korea. Sama Film Indonesia, saya banyak yang cocok dan menikmati.

Kalian bisa nonton film ini si situs legal dengan mudah.

Kesimpulan Film Orang Kaya Baru (2019)

Saya suka. Menghibur dan punya pesan.

Penutup

Buat yang mau trakteer Mimin bisa di link yang ini. Terima kasih sudah membaca dan sampai ketemu di ulasan lainnya.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!