Ulasan Netflix Series Bridgerton (2020)

Ulasan Netflix Series Bridgerton (2020) – Hai hai hai, untuk besokpagi.com akan mengulas series dan drama di luar korea yaa. So, terima kasih untuk kalian yang sudah mampir.

Profil Netflix Series Bridgerton (2020)

Episode pertama: 25 Desember 2020

Pembuat: Chris Van Dusen

Dikisahkan oleh: Julie Andrews

Jaringan: Netflix

Penulis naskah: Julia Quinn, Chris Van Dusen, Abby McDonald

Siapa Saja Pemeran Utama Netflix Series Bridgerton (2020)?

Rege Jean Page memerankan Simon Basset.

View this post on Instagram

A post shared by Bridgerton (@bridgertonnetflix)

Phoebe Dyvenor memerankan Daphne Bridgerton.

View this post on Instagram

A post shared by Bridgerton (@bridgertonnetflix)

Mengisahkan Tentang Apa Netflix Series Bridgerton (2020)

Jumlah episode yang ditampilkan adalah 8 episode dengan durasi hampir 1 jam. Jadi, tidak cukup panjang. Pun ceritanya cukup sampai di satu musim saja.

Meneritakan Daphne yang sedang mencari sosok suami. Daphne ini adalah anak dari keluarga berada di London. Ia mengikuti pesta dan berhasil mencuri perhatian ratu. Ia juga hampir dinikahi oleh seorang pangeran. Sedangkan pada perjalanan kisah asmaranya ia menjalin hubungan dengan Duke, Simon Basset.

Di series ini diceritakan banyak sekali gadis muda yang kaya dan cantik yang ingin dinikahi oleh pria yang potensial. Sang Ibu mereka bahkan turun serta dalam mendukung anak untuk menikah. Karena keluarga Bridgerton sudah tidak ada kepala keluarga, Daphne didampingi Ibunya dan kakak prianya yang paling tua.

Sang kakak ini malah nggak nikah-nikah tapi punya kekasih gelap yang bisa dipakai wikwik.

Yaahh secara rate, series ini diperuntukkan untuk orang yang sudah cukup umur.

Konon, serial ini diangkat dari best-selling novel oleh penulis Julia Quinn. Di Amerika Serikat, lebih dari 10 juta kopi telah laris terjual dan novel ini juga sudah diterjemahkan ke 32 bahasa.

Komentar Ulasan Netflix Series Bridgerton (2020)

Sebuah series yang memberikan pemandangan baru tentang eropa di masa lalu dan bagaimana tren kecantikan di sana berkembang. Para perempuan memakai korset yang menyiksa dan kelihatan banget engap. Mereka memakainya hingga menimbulkan “dua” milik mereka terlihat.

Untuk cinematografi juga mantep betul.

Saya juga merasa properti yang digunakan untuk syuting sungguh mewah. Dari bangunan sampai pakaian, sangat detail. Bahkan lingkungan digambarkan dengan sangat indah.

Secara mata saya sangat dimanjakan.

Ketika melihat ceritanya, saya merasa dapat pengetahuan baru soal sejarah. Meski beberapa hal mengganggu, seperti anggapan bahwa perempuan tidak berguna apabila tidak disandingkan dengan pria. Seolah nilai wanita melulu hanya untuk menikah, membangun rumah tangga dan meneruskan anak saja.

Urusan make up bahkan kostum membuat saya merasakan bahwa series ini adalah salah satu series yang bisa dibilang cukup mahal dalam biaya produksi.

Minusnya adalah adegan yang tidak bisa dikonsumsi banyak usia seringkali muncul mendadak, bahkan ada yang dilakukan di depan umum. Kaget dan cukup mengganggu. Kadang tuh yaaa, nggak dikasih adegan seperti ini aja kalau kisahnya bagus sih bagus aja.

Kesimpulan Ulasan Netflix Series Bridgerton (2020)

Secara visual dimanjakan.

Secara kisah lumayan dapat pengetahuan baru tentang dunia eropa di masa lalu.

Tapi untuk kisah secara keseluruan tidak terlalu wah. Mungkin masalah selera aja.

Previous Post

No more post

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!