Sinopsis Drama Korea Children of Nobody Episode 26 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa  cari tahu di tulisan yang ini.

Soo Young dan Ji Hun melihat rekaman yang ada di diska lepas yang diberikan Eun Ho. “Dia mendatangi ruangan direktur sampai dua kali sampai tiga kali sepekan. Saat situs rahasianya dihapus pada pukul 23.00. Lee Eun Ho ada di ruangan direktur.”

“Dia bilang CCTV-nya rusak. Kenapa dia meninggalkan surat usai mengakui semuanya?”

“Tidak ada alasan bagi dia untuk menyembunyikannya.”

***

Woo Kyung mendatangi rumah direktur. Saat menekan bel. Ada Eun Ho yang membuka pintu.

“Eun Ho kenapa kamu di sini? apa kepala direktur sakit parah?”

“Dia sedang kesulitan.”

“Kamu di sini merawatnya?”

“Ya.”

“Jika kamu tetap berada di dekat Direktur Kepala…”

“Aku sudah mengemasi semua barangku di Hanul. Kuputusanku akan pergi ke tempat yang kamu tunjukkan. Demi menenangkan kepala direktur, aku datang untuk berpamitan.”

“Baguslah. Aku perlu penjelasan soal ini langsung kepadanya.” Woo Kyung membawa sesuatu.

“aku akan memberikannya kepadanya. Belakangan ini, banyak kejadian mengejutkan terjadi, sulit aku percaya bahwa Direktur adalah Red Cry. Bagaimana menurut anda?”

“Aku pun tidak percaya.” Woo Kyung pamit pergi. Sayangnya, Woo Kyung masuk kembali ke dalam rumah. Ia mencari Eun Ho, namun ia masuk ke dalam ruang baca yang sangat berantakan. Ada Direktur Kepala yang mulutnya dimasukki kertas. Woo Kyung sangat kaget.

Tiba-tiba Eun Ho muncul. Dan membawa senjata.

“Dia sangat menyukai puisi. Aku melakukan itu agar dia bisa menelan puisi yang amat dia sukai. Itu hal terakhir yang bisa kulakukan untuk menghiburnya. Anda kembali untuk menanyaiku bagaimana aku tahu soal Red Cry bukan? Astaga… Bu Cha, tampaknya anda hanya memilih rute yang sulit.”

“Eun Ho. Serahkan dirimu.”

“Kita pernah membahas soal mimpi bukan? Sebuah ruangan dengan meja besar, aku harus membaca puisi. Tiap kali itu terjadi, kepala direktur bilang kepadaku dia hanya menyayangiku, seperti dia menyayangi puisi. Aku memercayainya. Yang terbaik adalah tidak mengingat hal yang seharusnya tidak diingat. Meski aku tumbuh tinggi dan kuat, kenapa aku masih menganggap kepala direktur menakutkan? Kenapa aku selalu ingin menjadi anak baik di hadapannya? Pada akhirnya, ini bukan masalah besar.”

Kang Ji Hun menelpon Woo Kyung. Eun Ho bertanya. “Siapa itu?”

“Detektif Kang.” Eun Ho menodongkan senjatanya. “Aku yakin, dia menghubungi anda karena tahu anda ada di sini. angkatlah.”

Halo….

Kamu di mana?

Di rumah kepala direktur

Kamu sedang bersamanya ya?

Ya.

Ada Lee Eun Ho juga di sana?

Tidak. Eun Ho tidak bersama kami.

Eun Ho adalah Red Cry, kurasa dia menyimpan dendam kepada kepala direktur dan pusat. Mungkin dia sedang menuju ke sana. Di sana berbahaya. Segera pergi dengan kepala direktur.

Baik. Aku mengerti.

Jangan menghampiri Eun Ho, keluar dari sana sekarang juga.

Telpon ditutup.

Eun Ho masih menodongkan pistol. “Detektif Kang itu, pekerja keras. Dia bekerja lebih cepat dari dugaanku. Dia menyulitkanku.”

“Eun Ho. Sudah cukup. Hentikan.”

“Masih ada yang harus kulakukan.”

“Eun Ho aku mohon hentikan.”

“Aku perlu bantuan anda.”

Dengan mengendarai mobilnya dan terus ditodong Eun Ho, Woo Kyung pergi. Ponsel Woo Kyung pun disita. Woo Kyung berkata agar Eun Ho meletakkan pistolnya, maka dia akan menyetir ke mana Eun Ho mau. Woo Kyung pergi ke luar Seoul.

***

Saat Woo Kyung sudah pergi. Ji Hun dan Soo Young mendatangi rumah direktur kepala dan menemukan mayat di ruang baca.

“Hubungi ruang kendali. Masukkan mobil Woo Kyung dalam daftar pencarian.”

Mobil dicari oleh Kwon di ruang kendali. Ji Hun dkk mencoba mencari keberadaan Woo Kyung.

***

Woo Kyung menyetir dan Eun Ho masih bicara. “Awalnya, sema itu hanya pertemuan yang tidak disengaja. Ada dokter yang datang ke hanul center untuk bekerja sukarela. Dia marah sekali soal pembebasan Park Ji Hye. Kami pun membuat situs web rahasia bersama. Kami memilih orang dari komunitas berbeda yang sependapat dengan kami dan mengirim mereka undangan. Di antara mereka, ada kenalan Dokter Park yang bernama Min Ha Jung. Kami mendaftarkan nomor baru atas namanya. Park Ji Hye, mulai terbujuk. Saat kami memberinya tawaran kerja mendadak, dia keluar tengah malam. Kami membunuh Park Ji Hye sesuai rencana, tapi dokter Park, merasa sangat bersalah usai membunuh seseorang. Aku syok saat tahu dia bunuh diri, aku tidak bisa melakukan apapun sementara waktu. Lalu, aku bertemu dengan hana. Aku pasti tidak sebaik Dokter Park, membunuh tidak membuatku sengasara. Aku hanya berpikir aku menyelamatkan anak-anak.”

***

Di sisi lain, Ji Hun dan Soo Young masih mengikui Woo Kyung yang mennuju Dangjin.

***

Eun Ho masih bicara.

“Aku bertemu dengan Ibunya So Ra melalui komunitas ibu-ibu. Aku sudah mengenalnya karena dia datang ke Hanul Center. Jadi, aku paham betul kisahnya. Tapi, orang baik tidak bisa menyakiti orang lain. karena itulah aku yang membunuhnya. Aku tidak sebaik itu.”

“Bagaimana kamu tahu hana punya adik?”

“Hanya butuh sedikit intuisi dan kekejaman. Rahasianya ada di bawah tanah. Makin jahat orangnya, makin hebat reaksi mereka akan rasa sakit.”

Eun Ho turun membeli kopi dan menyalakan ponsel.

“Kamu sangat mengenalku. Saat aku mengirimu pesan. Kamu mengelaku sedalam apa?”

“Hana, bitna, sora, sedalam aku mengenal mereka.”

“Apa maksudnya itu?”

“Anda memiliki tatapan serupa dengan anak-anak itu.”

“Apa yang terjadi dengan Min Ha Jung?”

“Aku mengetahui soal perbuatannya saat anda membawa bit na. Dia salah satu anggota pendiri, jadi, aku merasa dikhianati. Kusurahkan itu kepadanya, pada hati nuraninya.”

“Dia jatuh tewas di depan putrinya sendiri.”

“Itulah batasannya.”

“Sungguh tidak bertanggung jawab. Itu tidak bertanggung jawab.”

“Kita tidak selalu bisa melakukan hal benar.”

“Pikirmu, tindakanmu benar?”

“Kenapa anda mengkritikku Bu Cha?”

“Yang Bit Na ingingkan, bukanlah kematian ibunya. Bit Na menyanyangi Ibunya, dan dia membutuhkannya.”

“Itulah yang salah. Tahukan anda yang siapa yang paling kusayango dan hormati? Kepala Direktur. Tahukah anda siapa yang paling aku butuhkan? Kepala Direktur. Anak-anak pikir mereka disayangi. Mereka tidak bisa keluar karena sudah dicuci otak.”

“Eun Ho Sshi….”

“Aku memutus hubungan itu,aku membebaskan mereka.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!