Sinopsis Drama Korea Children of Nobody Episode 28 Part 2

Sinopsis Drama Korea Children of Nobody Episode 28 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Setelah dicari tahu oleh Soo Young memang ada acara reuni di hotel saat Ji Hun dipukuli oleh Red Cry.

“Lantas, dia punya alibi terpercaya?” Tanya Ji Hun.

“Dari hotel itu ke lokasi pertemuan dengan Red Cry adalah 10 menit dengan berjalan kaki. Ada 157 yang hadir dalam pertemuan itu. dengan orang sebanyak itu, tidak akan ada yang sadar jika kita menyelinap keluar.” Ucap Soo Young.

Kini giliran Kwon yang mengutarakan penemuannya. “Kuselidiki latar belakangnya dan kutemukan hal menarik. Dia warga negara Korea naturalisasi. Aslinya dia orang Amerika. Dia masuk ke universitas sebagai orang asing dan dinaturalisasi lima tahun lalu.”

“Jika berasal dari AS, mungkin saja dia kakaknya Eun Ho.”

Penyidikan dilakukan lebih dalam lagi.

***

Se Kyung sedang disuapi oleh Ibu.

“Kenapa Anda baik kepadaku? Dahulu tidak pernah.”

“Kamu sedang terbaring sakit. Untuk apa kuperlakukan jahat?”

“Anda membenciku.”

“Tidak. Kenapa aku akan membencimu?”

“Bohong.”

“Aku banyak salah kepadamu.”

“Itu terasa dibuat-buat. Lakukan saja seperti dulu.” Ucap Se Kyung.

***

Woo Kyung akhirnya bertemu dengan Bibinya atas bantuan detektif swasta.

“Sulit dipercaya kita bertemu begini. Ayahmu sehat?”

“Dia sudah meninggal 10 tahun lalu.”

“Bibimu melihatmu saat baru lahir dan sudah besar seperti ini. waktu memang cepat berlalu.”

“Aku tidak ingat soal bibi sama sekali.”

“Bibi hanya melihatmu sekali saat kamu baru lahir. Keluarga kita tinggal jauh sekali. Bibi hanya mendengar saat Se Kyung lahir. Bibi belum pernah menemuinya. Dia baik-baik saja?”

“Ya. aku mendadak minta bertemu karena ada yang ingin kutanyakan. Ibuku sakit parah.”

“Benar.”

“Jadi, karena itulah Se Kyung dikirim tinggal lama di rumah nenek kami.”

“Apa maksudmu? Se Kyung dikirim ke rumah neneknya? Meski ibumu sakit parah, dia tidak mengirimkan kalian berdua. Dia merawat kalian sampai akhir hayatnya. Siapa yang bilang begitu? apa wanita itu?”

“Wanita itu?”

“Wanita yang menggantikan ibumu begitu ibumu meninggal.”

“Maksud Bibi? Ibu tiriku?”

“Wanita itu memutuskan kontak kalian dengan kami. Ibuku, nenek kalian, amat ingin menemui kalian. Dia sangat kejam. Astaga… dia menelantarkan anak sendiri demi membesarkan anak suaminya. Dia pasti tidak normal.”

“Apa maksudnya anak sendiri?”

“Kamu tidak tahu? Wanita itu janda satu anak.”

***

Karena secara resmi, penyidikan mengenai Red Cry sudah dihentikan. Ji Hun dan yang lainnya menyelidiki kasus baru.

Kasus barunya adalah seorang pria yang ditemukan terbunuh. Sedangkan penyitasnya adalah seorang anak dan seorang Ibu. Anak tersebut adalah Si Wan, ayah Si Wan lah yang meninggal.

Ibu Si Wan diinterogasi Ji Hun.

“Aku tidak tahu. Aku terbangun saat mendengarkan suara. Ada yang membentur kepalaku, lalu pingsan.”

“Saat Anda bangun, suami Anda sudah ditikam sampai mati dan barang berharga Anda hilang?”

“Ya.”

“Anda menyimpan banyak uang tunai di rumah?”

“Suamiku meminjamkan banyak uang.”

“Lantas, pasti ada banyak hubungan yang didasari uang. kenapa alarm tidak menyala?”

“Itu… kami menukarnya.”

“Menukar alarm?”

Kemudian Ji Hun melihat semacam buku agenda yang bertuliskan pusat Hanul. “Anak anda berkonsultasi di pusat hanul?”

“Sudah lama sekali.”

***

Woo Kyung menemui Ibunya.

“Kamu sudah pulang? Eun Seo sudah tidur.”

“Ibu sedang apa?”

“Membuat bubur untuk Se Kyung. Dia pasti muak dengan makanan itu-itu saja. Ibu membuatkan masakan yang berbeda.”

“Aku pergi menemui bibiku tadi. Adiknya Ibuku. Dia bilang nenek tidak pernah merawat Se Kyung. Ibuku merawatku dan Se Kyung sampai akhir hayatnya.” Ibu diam saja. “Omma… kenapa diam saja?”

Ibu mendadak marah. “Woo Kyung, kenapa kamu mengeluh pada Ibu soal peristiwa saat ibumu masih hidup?”

“Ibu bilang Se Kyung dikirimkan ke rumah nenek.”

“Ayahmu yang bilang begitu.”

“Nenek tidak pernah merawat Se Kyung. Tapi Se Kyung terus bilang dia bersama nenek. Sebenarnya ada apa ini?”

“Nenekmu tinggal jauh sekali, mungkin Se Kyung ditinggal dengan orang yang dekat. Lalu Se Kyung menganggapnya sbagai nenek kandungnya.”

“Itu masuk akal.”

“Kita tidak bisa mengetahui semua kejadian masa lampau.”

“Omma… bagaimana dengan anak Ibu? Sebelum menikahi ayah, Ibu sudah punya anak sendiri. benarkah itu?”

“Mereka membuatku muak. Keluarga Ibumu. Mereka orang yang kejam. Mereka menyebut Ibu janda anak satu? Lalu soal ibu bekerja di bar? Wanita lajang 24 tahun menukah dengan pria beranak dua, jadi, mereka mengarang banyak cerita soal ibu. Tiap hari rasanya tersiksa. Kalau-kalau Ibu menyiksamu, kalau-kalau ibu kabur dengan uang ayahmu, mereka terus mengusik Ibu. Menurutmu kenapa ayahmu memutuskan hubugan dengan mereka?”

“Omma… aku tidak tahu ibu begitu kesulitan.” Woo Kyung emang lemah. Baru dimarahi segitu.

“Kamu lihat sendiri bagaimana Ibu bertahan? Ibu melakukan yang terbaik untuk kalian berdua. Kenapa kamu malah melecehkan Ibu? Memang Ibu salah apa sampai kamu menyusahkan Ibu?”

Ibu kesulitan bernapas dan pingsan.

***

Woo Kyung yang membawa Eun Seo yang tertidur berada di rumah sakit.

“Hasil tes menunjukkan ada penurunan jumlah sel.”

“Apa maksudnya itu?”

“Mari kita tunggu sampai dia bangun. akan kami lakukan tes menyeluruh bergantung situasinya.”

Saat itu juga. Ji Hun menayakan dan menelpon Woo Kyung soal Si Wan. Woo Kyung mengatakan bahwa Si Wan adalah anak yang menjatuhkan temannya dari tangga. Ji Hun merasa itu perbuatan Red Cry lagi.

Tak di sangka. Saat itu Red Cry mengirimkan pesan.

Apakah kamu ingin tahu rahasia adikmu?

Woo Kyung menekan Ya.

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *